JAKARTA – Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, menegaskan video komentarnya terkait ceramah Jusuf Kalla tidak ada kaitannya dengan partai. Grace juga yakin unggahan tersebut tidak melanggar hukum.
Pernyataan itu disampaikan Grace usai videonya yang mengomentari isi ceramah JK di Universitas Gadjah Mada menuai polemik dan dilaporkan sejumlah organisasi masyarakat ke Bareskrim Polri. “Saya yakin, saya optimistis bahwa di sana tidak ada pelanggaran hukum. Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan PSI dan normal-normal aja kok pernyataannya,” ujar Grace dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Grace mengaku awalnya mengetahui video ceramah JK dari pemberitaan media dan unggahan yang ramai beredar di media sosial. Ia pun heran karena isi ceramah tersebut memicu pro dan kontra di tengah masyarakat.
Menurut Grace, videonya dibuat setelah banyak pihak memperdebatkan isi ceramah JK. Ia mengaku hanya memberikan respons terhadap isu yang saat itu sudah telanjur viral dan menjadi sorotan publik.
Grace juga membantah tudingan telah mengedit atau memotong video ceramah JK. Ia menegaskan tidak pernah mengunggah ulang maupun mengubah isi video tersebut sebelum memberikan tanggapan. “Di video saya, saya hanya merespons bahwa pernyataan itu rawan disalahgunakan oleh kelompok tertentu untuk melegitimasi kekerasan. Saya juga menyarankan agar Pak JK memberikan penjelasan,” katanya.
Grace menilai banyak unggahan ulang videonya di media sosial telah diberi judul dan narasi yang bukan berasal darinya. Karena itu, ia meminta masyarakat melihat langsung video asli yang diunggah di akun pribadinya. “Sebagai warga negara yang baik saya siap mempertanggungjawabkan dan saya optimistis tidak ada pelanggaran hukum di sana,” pungkasnya. (din/fs)







Komentar