JAKARTA – Bangunan sekolah layak sangat dibutuhkan warga penyintas bencana di daerah Aceh Nangroe Darussalam. Untuk itu organisasi kemanusiaan Human Initiative (HI) menggandeng Songs for Sumatera melakukan renovasi MIN 4 Aceh Tamiang.
Peresmian gedung sekolah baru yang dilakukan pada hari Sabtu pekan lalu itu menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung pemulihan pendidikan di Aceh Tamiang pascagempa bumi. Tentunya keberadaan sekolah yang layak ini sangat berarti bagi siswa dan guru dalam melakukan kegiatan belajar-mengajar (KBM).
Beberapa waktu lalu, bencana hidrometeorologi merusak sejumlah fasilitas di beberapa wilayah Aceh maupun Sumatera Utara, termasuk sekolah MIN 4 Aceng Tamiang. Akibatnya, siswa dan guru menjalankan KBM di tengah berbagai keterbatasan. Karena itu, Songs for Sumatera, Human Initiative, diaspora Indonesia di Inggris, para musisi, seniman, KBRI London, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bergotong-royong memulihkan MIN 4 Aceh Tamiang. Siswa dan guru kini dapat kembali menggunakan ruang belajar yang lebih aman dan nyaman.
Kolaborasi ini berawal dari gerakan Songs for Sumatera. Gerakan tersebut menghubungkan kepedulian diaspora Indonesia di Inggris, para musisi, seniman, KBRI London dan berbagai mitra. Selanjutnya, kepedulian itu bertemu dengan kebutuhan masyarakat di Aceh Tamiang sehingga proses pemulihan sekolah dapat berjalan.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang mendukung renovasi MIN 4 Aceh Tamiang. “Bantuan ini sebagai pertanda bahwa nilai kemanusiaan mampu menyatukan berbagai pihak untuk menghadirkan harapan bagi masyarakat kita agar pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat,” ujar Armia Pahmi.
Sementara itu, Vice President of Organizational Services & Development Human Initiative, Andjar Radite, menekankan makna pemulihan sekolah bagi keberlanjutan pendidikan. “Hari ini kita tidak hanya meresmikan kembali sebuah sekolah. Kita sedang menyaksikan sebuah ruang belajar kembali pulih, para guru kembali memiliki tempat yang lebih layak untuk mendidik, dan anak anak kembali mendapatkan ruang untuk belajar, tumbuh, serta membangun cita citanya,” kata Andjar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/8).
Kolaborasi renovasi ini memperbaiki 13 ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, mushola, toilet, saluran drainase, pagar sekolah, gapura, serta instalasi kelistrikan. Selain itu, para mitra juga menyalurkan 723 paket seragam sekolah dan 713 paket school kits yang berisi tas serta alat tulis untuk mendukung kebutuhan belajar siswa. Peresmian MIN 4 Aceh Tamiang menjadi bagian dari semangat #SumatraPulih.
Melalui semangat Expanding Impact, kolaborasi terus membuka lebih banyak peluang untuk mendukung masyarakat. “Mari menjadi bagian dari kolaborasi kebaikan bersama Human Initiative. Kunjungi solusipeduli.org dan dukung berbagai program kemanusiaan agar semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” tandas Andjar. (jo)







Komentar