Poskota.co – Berita Kota Terkini

Ibu Kota

JONI DAN AISYAH YANG JADI VIRAL DI MEDSOS, AKHIRNYA RESMI MENIKAH

POSKOTA.CO - Joni (47) dan Aisyah (35) kini resmi menjadi pasangan pengantin yang sah usai mengucapkan ikrar ijab qabul di hadapan penghulu setelah sekian lama membina rumah t...

Mabes Polri

GANJIL-GENAP DAN MANAJEMEN LALU LINTAS

MENGAPA PERLU ADA CATATAN PERILAKU BERLALU LINTAS?

PENERAPAN VICARIOUS LIABILITY

ELECTRONIC LAW ENFORCEMENT

ELECTRONIC ROAD PRICING

E-TILANG

INDONESIA AMAN, SELAMAT, TERTIB, LANCAR: POLANTAS YANG PROMOTER

AKADEMI KEPOLISIAN: MENDIDIK CALON POLISI SEBAGAI PIMPINAN KEPOLISIAN YANG PROMOTER

Peristiwa

PELINDO II BERKOMITMEN TERUS KEMBANGKAN POTENSI PERUSAHAAN

POSKOTA.CO - Tidak seperti pagi biasanya, Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Indonesia Port Corporation/IPC) II (Persero), Rabu (26/7) pagi, kedatangan tamu-tamu penting. Se...

Tipikor

BPK DAN KPK HARUS AUDIT DOKUMEN LELANG FSO

POSKOTA.CO - Sebelum terlambat, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) harus menelusuri adanya dugaan mafia lelang di Satu...

GAMAWAN FAUZI DIPERIKSA KPK TERKAIT KASUS DUGAAN KORUPSI E-KTP

POSKOTA.CO - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Dalam Ne...

DIN SYAMSUDDIN PERTANYAKAN KINERJA KPK YANG TEBANG PILIH DALAM PENGUNGKAPAN KASUS

POSKOTA.CO - Mantan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk...

KPK TETAPKAN IRMAN GUSMAN SEBAGAI TERSANGKA

POSKOTA.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua DPD RI Irman Gusman sebagai tersangka. IG disangkakan m...

Daerah

PDAM KOTA DEPOK TARGETKAN 35 PERSEN PELANGGAN HINGGA 2021

POSKOTA.CO - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Depok menargetkan 35 persen pelanggan hingga 2021 mendatang. U...

HANDOYO MENGINGATKAN EMPAT PILAR BANGSA JANGAN SAMPAI LUNTUR

POSKOTA.CO - Guna menangkis upaya disintegrasi bangsa yang belakangan ini mulai menyeruak, tak ada pilihan lain, nilai-...

PILKADA JADI MOMENTUM BERSATUNYA UMAT DAN ULAMA DI JAWA TIMUR

POSKOTA.CO - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur bisa menjadi momentum penyatuan umat dan ulama dalam memi...

DISKUSI BUDAYA JAWA BARAT DIGELAR DI BEJI DEPOK

POSKOTA.CO - Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar memberikan apresiasi pelaksanaan Diskusi Kebudayaan se-Jawa Barat...

Wisata

KREATIFITAS PAINTING ON T SHIRT DARI BANYUWANGI

POSKOTA.CO - Sekarang ini T-Shirt dalam berbagai rupa ditawarkan kepada T-Shirt mania, dengan berbagai selling point. T-...

DANDIM DAN KAPOLRES NGETRIL BERSAMA

POSKOTA.CO - Puluhan Bikers Kodim 0809/Kediri dan Polresta Kediri, beruji nyali menyusuri jalanan lereng gunung wili...

DISPERINDAG RIAU PASARKAN PRODUK UMKM SECARA DARING

POSKOTA.CO - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau akan membantu memasarkan produk Usaha Mikro Kecil Menenga...

KALAU ADA ORKES, SEMERU KELUAR WEDUS GEMBEL

POSKOTA.CO - Gunung Semeru menyemburkan abu vulkanik cukup besar. Warga Lumajang geger, karena sempat keluar asap menyer...
BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)