JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menegaskan camat dan lurah agar proaktif membantu menurunkan angka penyakit Tuberkulosis atau TBC. Pemprov DKI menargetkan Jakarta akan terbebas dari penyakit mematikan tersebut pada tahun 2030.
“Saya tegaskan camat, lurah di bawah kendali Wali Kota dan Bupati agar konsisten turut berkontribusi menurunkan TBC di wilayah masing-masing,” tegas Heru di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2024).
Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta mulai mengerahkan Tim Percepatan Penanggulangan dan Pembentukan Kampung Bebas Tuberkulosis. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menerangkan, kegiatan yang dilaksanakan kali ini mengusung tema Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis bertepatan dengan Hari Tuberkulosis Sedunia tahun 2024.
Melalui tema ini diharapkan, dapat menciptakan kesadaran yang lebih besar soal TBC di Indonesia. “Rencananya kampung Siaga TBC segera dibuka di 267 RW yang dibangun pada hari ini hingga bulan September 2024 mendatang,” terangnya.
Ani menambahkan, pada bulan Oktober 2024 mendatang akan dilakukan pemberian apresiasi kepada lima Kampung Bebas TBC terbaik dengan kriteria yang telah disepakati. “Kriteria tersebut meliputi ketersediaan kebijakan, sarana prasarana, upaya penemuan dan pendampingan kasus, aspek promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, inovasi yang dilakukan, serta capaian indikator program pengendalian TBC,” paparnya.
Hadir dalam pertemuan kali ini diantaranya, para Wali Kota, Bupati, Camat, Lurah serta Kepala Puskesmas se DKI Jakarta dan lain-lain. (van/jo)







Komentar