oleh

Didampingi Walkot Ali Maulana, Pj Gubernur DKI Heru Tinjau Sembako Murah dan Makan Gratis di Rawa Badak Utara

JAKARTA  – Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar Pasar Sembako Murah di kantor Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Pada waktu yang sama, pemerintah juga melakukan uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 03 Rawa Badak Utara, tak jauh dari kegiatan sembako murah.

Dua kegiatan tersebut dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang ingin bersilaturahmi dengan warga. “Hari ini saya meninjau langsung dua kegiatan di Kelurahan Rawa Badak Utara sekaligus untuk menyerap aspirasi warga di sini,” ujar Heru di lokasi didampingi Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim,  Jumat (23/8).

Untuk pengadaan paket  sembako murah disediakan oleh Perumda Pasar Jaya dengan mitra pendukung/Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bank DKI, yang menyediakan seribu paket seharga Rp 100 ribu. “Paket sembako senilai Rp 150 ribu yang  terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, tepung terigu 1 kg, dan gula pasir 1 kg dijual dengan harga Rp 100 ribu,” jelas Heru.

Selain paket sembako murah, masyarakat juga dapat membeli bahan pangan lainnya yang dijual oleh Perumda Dharma Jaya, PT Food Station, dan Perumda Pasar Jaya dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar.

Adapun kegiatan kedua adalah melakukan uji coba kedua Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di SDN 03 Rawa Badak Utara. “Di sini merupakan uji coba yang kedua. Kami terus berusaha menyajikan menu makanan bervariatif dan bernilai gizi tinggi. Uji coba kali ini disediakan oleh Perumda Dharma Jaya untuk 371 siswa. Paket makan gratis berisi nasi, ayam teriyaki, telur dadar, sayur capcay, buah pisang, dan air mineral seharga Rp 20.000 per porsi,” papar Heru sambil beramah-tamah dengan sejumlah murid SD.

Kelihatannya anak-anak lebih suka menu yang ada telurnya. “Tadi saya tanya, minggu depan mau makan apa lagi? Anak-anak jawab nasi, telur, dan ayam. Nanti kami akan bikinkan. Dari tinjauan saya ini, sekitar 80-90 persen anak-anak menghabiskan makanannya,” ujar sambil mengacungkan jempol.

Untuk pembiayaan program Makan Bergizi Gratis ini, kata Heru,  masih menggunakan dana operasional gubernur dan program  CSR dari sejumlah BUMD.  “Hari ini pembiayaannya dari dana CSR Perumda Dharma Jaya. Nanti kita cari lagi BUMD lain, seperti PAM Jaya, Ancol, Bank DKI, dan seterusnya sampai 24 BUMD. Setelah itu baru balik lagi ke saya dari anggaran operasional gubernur,” tandasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *