oleh

Polda Jambi dan Riau Kejar Napi Lapas Tangerang Kabur, Dua Orang yang Bantu Ditangkap

POSKOTA.CO – Tim gabungan dari Kanwil Kemenkumham Banten dan Kepolisian masih memburu narapidana berinisial A yang kabur melalui tempat pencucian mobil di samping Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Tangerang.

Upaya pengejaran narapidana kasus narkotika asal Aceh ini melibatkan dua Polda di Sumatera, yakni Polda Jambi dan Polda Riau. Namun, hingga empat hari berselang, A masih belum berhasil dibawa pulang ke Lapas Kelas IA Tangerang.

“Dua orang yang membantu narapidana berinisial A yang berada di luar Lapas sudah dibekuk,” ungkap Pelaksana harian (Plh) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I A Tangerang, Nirhono Jatmokoadi saat dikonfirmasi, Minggu (11/12/2021).

Menurut Nirhono, dua orang yang membantu pelarian A hingga kini masih diintrogasi di Polda Riau. Nirhono meminta para kuli tinta agar bersabar menunggu perkembangan selanjutnya.

“Sementara diinterogasi di Polda Riau, kita tunggu update selanjutnya ya,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, narapidana kasus narkotika berinisial A dinyatakan hilang dari Lapas Kelas IA Tangerang, Rabu (8/12/2021). Pria asal Aceh itu melarikan diri saat sedang izin hendak ke luar Lapas.

“Jadi bukan kabur dari dalem lompat tembok, tapi napi ini ada proses izin keluar kemudian saat berada di luar itu lari gitu aja. Iya diizinkan keluar kemudian lari gitu. Iya dari situ keluar di pintu pencucian mobil lari gitu,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Agus Toyib.

Pihaknya, kata Agus, langsung melakukan pemeriksaan petugas Lapas Kelas IA Tangerang. Satu hari berselang Kanwil Kemenkumham Banten langsung membuat tim untuk melakukan pemeriksaan.

“Di hari Kamis itu sudah turun tim ke sana, tapi memang ini sedang masih berjalan ya. Jadi tin ini sudah turunlah di sana tapi kan pemeriksaan belum selesai,” tambahnya.

Dia juga mengaku, pihaknya saat ini melakukan pemeriksaan dari petugas yang di tingkat terbawah dahulu, baru beberapa pihak terkait, jadi belum seluruhnya diperiksa karena masih belum selesai pemeriksaannya.

“Beberapa pihak kan dimintain keterangannya dari bawah dulu nih mungkin dari petugas yang di steam mobilitu. Kan dari bawah dulu baru sampai ke proses izin pengeluarannya gitu jadi masih dalam proses pemisahan gitu,” ujar Agus.

“Iya jadi masih dilihat kan lari ini kan dari petugas yang mengawal yang mengawasin kan gitu. Jadi napi ini kan ada di luar kemudian kan lari gitu ya. Nah kemudian yang di luar ini ada yang ngawasin kan ada petugas yang ngawasin kan jadi ini lagi dimintain keterangan ke pihak ini dulu baru ke atas,” pungkasnya. (imam tompi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.