oleh

Hadiri Harkopnas di Sinjai, Nurdin Halid Deklarasi Siap Jadi Calon Gubernur Sulsel

POSKOTA.CO– Tiga Ketua DPD II Partai Golkar di Sulawesi Selatan menyayangkan sikap Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid (NH) pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke 74, yang digelar di Kabupaten Sinjai.

Mertua dari Bupati Sinjai Andi Seto Asapa itu dinilai tidak profesional dan tidak beretika oleh tiga pimpinan Golkar, karena memanfaatkan momentum tersebut untuk mendeklarasikan dirinya sebagai Calon Gubernur Sulsel 2024 mendatang.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sinjai, Andi Kartini Ottong bahwa kehadiran Nurdin Halid (NH) di Harkopnas yang diperingati di Sinjai tak ada hubungannya dengan deklarasi.

“Saya hadir sebagai Wabup Sinjai, karena Sinjai tuan rumah. Pak gubernur diwakili Kadis Koperasi Sulsel,” tegas Andi Kartini. Minggu (12/12/2021).

Bahkan Andi Kartini menilai bahwa Nurdin Halid seperti mempermalukan dirinya sendiri. Sebab saat Nurdin Halid menyatakan sebagai calon gubernur dalam sambutannya, beberapa tamu yang hadir langsung terkejut.

“Ketika Nurdin Halid naik sambutan mengatakan dia siap menjadi gubernur, beberapa orang yang heran. Ini kan agenda pemerintahan, Hari Koperasi tetapi disusupi agenda politik. Seharusnya buat agenda sendiri. Terpenting kami bertiga, ketua Maros, Bulukumba, dan saya Sinjai konsisten mendukung Airlangga presiden Taufan Pawe gubernur,” pungkasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maros, Suhartina mengaku bahwa kedatangannya hadir pada acara tersebut sebagai Wakil Bupati Maros. Ia menyangkan sikap NH yang tidak profesional. Tidak bisa membedakan acara pemerintahan dan acara politik.

“Saya kaget dan merasa heran, agenda pemerintahan malah ada deklarasi seperti itu. Kami kesana dalam kapasitas pemerintahan, menghadiri hari koperasi, bersama unsur Pemprov dan Pemkab lainnya, bukan datang sebagai ketua partai,” katanya.

“Bagi saya dan kader lainnya, harga mati Airlangga Presiden dan Taufan Pawe (TP) Gubernur 2024 mendatang,” tegas Suhartina.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bulukumba, Nirwan Arifuddin menilai bahwa sikap NH seperti tidak beretika. Dirinya menyebutkan, mantan terpidana kasus korupsi itu seperti ingin memanfaatkan Hari Koperasi demi kepentingan pribadi.

“Saya hadir berkapasitas sebagai Ketua Puskud Sulsel. Seharusnya hari koperasi yang notabene, bukan acara politik. Jangan dicampuradukkan sama agenda deklarasi politik di Pilgub nanti,” katanya. (jumardi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.