TANGERANG — Enam anggota Fraksi Partai Golkar mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPRD Kota Tangerang untuk menggantikan almarhum Haji Rusdi Alam. Keenam nama itu kini masuk tahap verifikasi oleh tim seleksi.
Anggota Tim Seleksi Pergantian Ketua DPRD Partai Golkar Kota Tangerang, Edi Muadi, mengatakan pendaftaran dibuka sejak 11 hingga 13 Agustus 2026. Hingga hari terakhir, tercatat enam calon mengembalikan formulir pendaftaran.
“Sejak kita membuka pendaftaran dari tanggal 11 Agustus 2026 sampai dengan tanggal 13 Agustus 2026, berdasarkan perkembangan calon yang berminat menjadi pengganti Ketua DPD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Golkar sebanyak enam orang,” kata Edi, Kamis (13/8/2026).
Keenam calon tersebut yakni Haji Kosasi, Mustofa Kamaludin, Haji Samsuni, Haji Jamaludin MSI, Haji Saiful Mila, dan Haji Sufyani SE.
Edi menyebut seluruh kandidat telah memenuhi persyaratan administrasi.
Selanjutnya, tim seleksi akan melakukan verifikasi sebelum membawa hasilnya ke rapat pleno.
“Alhamdulillah dari keenam calon tersebut telah memenuhi persyaratan. Tinggal nanti verifikasi,” ujarnya.
Menurut Edi, figur yang nantinya dipilih harus memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk memimpin DPRD Kota Tangerang. Selain itu, calon ketua juga harus mampu membangun koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif.
“Yang terpenting bagi kami tim seleksi ini adalah bagaimana kita menemukan, mampu menjaring seorang ketua DPRD nanti mampu membangun koordinasi antara legislatif dan eksekutif,” katanya.
Edi menambahkan, calon terpilih juga diharapkan mampu menerjemahkan kepentingan Partai Golkar dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan DPRD.
Tahapan selanjutnya, tim seleksi akan melakukan verifikasi terhadap enam kandidat. Hasil verifikasi kemudian dibawa ke rapat pleno yang direncanakan digelar secara tentatif pada 21 Agustus 2026.
Dalam rapat pleno tersebut, tim seleksi akan merekomendasikan sedikitnya tiga nama terbaik untuk diteruskan ke tingkat provinsi dan pusat.
“Tentu kita akan merekomendasikan minimal tiga yang terbaik. Rekomendasi ke pusat,” tutur Edi. (Imam)







Komentar