oleh

Kapolda: Jangan Ada Pengerahan Massa

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs  Dwi Priyatno
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs Dwi Priyatno

POSKOTA.CO- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs Dwi Priyatno meminta kepada kedua calon presiden(capres) untuk tidak mengerahkan massa besar-besaran, ke gedung Komisi Pemilihan Umum(KPU) di Jalan Pangeran Imam Bondjol, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa 22 Juli 2014 nanti terkait pengumuman hasil suara pilpres.

Dwi mengkhawatikan, banyaknya massa bisa dimanfaatkan provokator yang ingin membuat caos( bentrokan). Hal tersebut di dikatakan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs Dwi Priyatno kepada wartawan disela-sela simulasi system pengamanan hasil suara pilpres di depan Polsubsektor Bunderan Hotel Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu(19/7).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyono, dan Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan(Kabarhakam) Polri Komjen Putut Bayuseno. Dwi mengatakan, Polda Metro Jaya mengerahkan, 31 ribu personil gabungan TNI-Polri.

Anggota-anggota tersebut ditempat disejumlah titik KPU.” Insyaalah aman,” ujar mantan Kapolda Jawa Tengah itu. Nantinya, kata Dwi, tidak semua orang bias masuk kedalam gedung KPU, dan hanya orang-orang yang mendapatkan undangan. “ Tidak semua bisa masuk, hanya wartawan, tim suskes dan KPUD,” tutur Dwi. Sementara itu, Putut Bayuseno mengatatakan, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kerusuhan di Ibu Kota Jakarta, pada digelarnya pengumuman hasil capres.

Mantan Kapolda Metro ini, memastikan kondisi Jakarta sampai kini masih relatif aman. “ Masyarakat meminta Polri professional. “Masyarakat jangan terpangruh dengan SMS ataupun media sosial, dan orang banyak pergi keluar negeri. Saya Tanya pada teman saya keluar negeri karena tidak ada pembantu mudik,” pungkas Putut.(sapuji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *