oleh

Wawalkot Jakpus: Bongkar Bangunan Kios yang Menghalangi Saluran Penghubung Kalibaru

-Megapolitan-216 views

POSKOTA.CO – Sebanyak puluhan bangunan berupa kios komersil yang menjorok ke saluran penghubung Kalibaru, yang diapit antara Jalan Kalibaru Timur dan Kalibaru Barat Bungur diminta segera dibongkar.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat meninjau kegiatan gerebek lumpur di kawasan Jalan Kalibaru Timur Raya RW 07, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (25/10/2020).

Irwandi menegaskan, Camat Senen dan Lurah Bungur, untuk segera membuat surat edaran yang ditujukan kepada pemilik bangunan kios komersil yang berdiri di bantaran sepanjang saluran penghubung Kalibaru Timur, Bungur tersebut.

“Saya tegaskan kepada Camat dan Lurah untuk secepatnya melayangkan surat edaran kepada seluruh pemilik bangunan kios agar membongkar sendiri bangunan yang menjorok ke badan saluran penghubung Kalibaru karena melewati turap 50 cm hingga 2 meter,” tegas Irwandi kepada Wartawan di lokasi.

Sehingga, kata Irwandi, keberadaan bangunan itu sangat menyulitkan petugas Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Senen mengerjakan pengurasan saluran air.

“Saya tegaskan juga agar pemilik bangunan kios untuk mengembalikan fungsi saluran penghubung dengan membongkar bangunannya agar fungsi saluran kembali normal dan saluran menjadi lancar sehingga dapat mengantisipasi banjir atau genangan di wilayah Bungur. Jika sudah disosialisasikan Camat dan Lurah, namum pemilik bangunan kios tidak juga membongkar sendiri artinya tidak mengindahkan pemerintah,” tandasnya

Petugas Sumber Daya Air Kecamatan Senen mengerjakan pengurasan saluran air penghubung Kali Baru, namun dalam pengerjaannya kesulitan karena keberadaan banyak bangunan kios yang menjorok ke saluran penghubung tersebut.

“Kalau tidak dibongkar sendiri, maka Pemerintah Kota Jakarta Pusat yang membongkar,” tegas Irwandi didampingi Wakil Camat Senen Zahrul Wildan dan Plt Lurah Bungur Ishran Prasetiawan, seraya menambahkan, perintah Wakil Wali Kota Jakarta Pusat segera ditindaklanjuti agar kepada pemilik bangunan kios yang menjorok ke saluran penghubung tersebut meliputi RW 07, 03, 02 dan 01.

“Kurang lebih ada 70 bangunan kios. Segera kami sosialisasikan dan melayangkan surat edaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Senen M Rochman menambahkan, pengurasan saluran penghubung Kali Baru, Jalan Kalibaru Timur saat ini sedang dikerjakan pengurasan lumpur mulai dari belakang pos RW 07, hingga Jalan Kali Baru Timur III sepanjang 246 meter dengab dimensi 3 x 3 meter dan ketebalan lumpur 50 cm.

“Pengurasan dimulai 12 Oktober 2020 kemarin, untuk progresnya saat ini mencapai 26 persen. Ada 23 petugas SDA Kecamatan Senen yang dikerahkan. Prediksi selesai enam pekan ke depan. Pengurasan lumpur hingga saat ini terangkut sebanyak 6.000 karung,” jelasnya. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *