JAKARTA – Wali Kota Jakarta Barat (Jakbar), Iin Mutmainnah melakukan monitoring Program Sekolah Kembali di SDN 03 Angke, Jalan Pangeran Tubagus Angke, RT 15/02, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Selasa (11/8).
Selain memotivasi para pelajar agar menuntaskan pendidikan, Iin juga meminta Program Sekolah Kembali memasukkan kegiatan outing class sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran.
“Tadi saya berkomunikasi dengan Kasudin Pendidikan, kita akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk melihat kebutuhan serta animo dari anak-anak. Tapi tadi saya juga minta ada outing class menjadi bagian dari kurikulum,” ujar Iin, Selasa (11/8).
Dicontohkan Iin, kegiatan outing class dimaksud seperti kunjungan ke Kantor Wali Kota Jakarta yang dimintanya segera diagendakan. Diharapkan para pelajar nantinya akan melihat langsung bagaimana sistematika dan pola kerja birokrasi sehingga bisa mencerna secara langsung materi pemebelajaran yang diterima di kelas.
Selain itu, mereka juga akan diajak mengunjungi sejumlah fasilitas seperti walkot farm dan mengikuti pelatihan urban farming untuk menambah wawasan serta keahlian bercocok tanam. Kemudian, outing class juga bisa diajak ke ke kecamatan, kelurahan dan RPTRA.
Saat melakukan kunjungan, Iin mengatakan bisa saja waktunya disesuaikan penyelenggaraan kegiatan seperti PSN, kerjabakti atau saat pertemuan dengan tokoh masyarakat. Berbagai pengalaman saat mengikuti outing class ini dikatakan Iin tidak hanya menambah wawasan, tapi juga akan mengasah jiwa kepemimpinan dan kemampuan sosial para pelajar peserta program Sekolah Kembali.
“Menurut saya, hal ini sangat bagus sekali jika mereka diberi kesempatan mempraktikkan hal tersebut di depan orang lain untuk memupuk kepercayaan diri,” tegasnya.
Iin juga minta para lurah dan camat untuk mengkordinir para kader PKK, tokoh masyarakat, Karang Taruna dan tokoh agama agar mengawasi bila ada pelajar yang putus sekolah di lingkungan tempat tinggalnya.
Mereka diharapkannya bisa mengajak dan memfasilitasi agar anak itu bisa kembali bersekolah dengan memanfaatkan program Sekolah Kembali.
“Teman-teman semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk bersinergi agar jangan ada lagi masyarakat Jakarta Barat yang putus sekolah atau tidak sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat, Agus Ramdhani mengatakan, awalnya pada saat penerimaan siswa/siswi baru ada sebanyak 56 anak yang mengikuti program Sekolah Kembali untuk menempuh pendidikan Paket A, B dan C di wilayah Kecamatan Tambora.
Saat ino bertambah sebanyak 11 pelajar sehingga total sebanyak 67 pelajar yang mengikuti pendidikan program Sekolah Kembali di SDN 03 Angke.
Program Sekolah Kembali ini melibatkan jajaran pejabat struktural di lingkungan Suku Dinas Pendidkan Wilayah 1 Jakarta Barat sebagai tenaga pengajar. Pengajaran dilakukan dengan metode tatap muka langusng sebanyak 2 kali dalam sepekan dan penugasan.
“Tugas pemerintah membantu mereka agar bisa bangkit kembali, membahagiakan orang tua dan membuktikan mereka mampu meraih cita-cita. Target kami mereka semua bisa lulus,” tandasnya.(ta)







Komentar