JAKARTA – Sebanyak 60 perwakilan Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) Jakarta Barat (Jakbar) mengikuti kegiatan Ngobras (Ngobrol Bareng Berkualitas) terkait mitigasi bencana dan sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (11/8).
Kegiatan dibuka Wali Kota Jakbar, Iin Mitmainnah. Iin mengapresiasi kegiatan yang digelar Satpol PP Jakarta Barat tersebut.
Menurutnya, menjaga keamanan wilayah membutuhkan keterpaduan antara pemerintah, TNI, Polri, Satpol PP, Satlinmas, dan masyarakat.
“Menjaga keamanan Jakarta Barat membutuhkan keterpaduan dari semua pihak, terutama rekan-rekan yang berada di garda terdepan,” katanya.
Iin menekankan, mitigasi tidak hanya berkaitan dengan bencana alam, tetapi juga kejadian akibat kelalaian manusia, seperti kebakaran. Apalagi Jakarta Barat, memiliki tingkat kejadian kebakaran yang tinggi dan masih menghadapi keterbatasan hidran mandiri.
Iin meminta jajaran Satlinmas turut mengingatkan dan memantau penggunaan instalasi listrik di warung, pertokoan, dan permukiman warga guna mencegah kebakaran akibat korsleting.
Selain kebakaran, Pemkot Jakarta Barat juga memperkuat mitigasi banjir melalui program gerebek lumpur. Satlinmas diminta ikut memantau kondisi saluran air, termasuk saluran yang tertutup bangunan atau tempat parkir secara ilegal.
“Kita berupaya membersihkan saluran air dari tumpukan lumpur dan sampah. Target kita mencapai zero titik banjir pada musim penghujan mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Herry Purnama, mengatakan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 60 perwakilan Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) Jakarta Barat.
“Peserta adalah perwakilan Satlinmas Jakarta Barat. Diketahui, setiap kelurahan memiliki 20 anggota Satlinmas,” katanya.
Ditambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas instansi, dimana pendekatan humanis dapat mendorong penyelesaian potensi gangguan dengan cara edukatif, persuasif dan komunikatif.
“Selain itu juga untuk mempercepat penanganan aduan masyarakat dan mencari solusi konkret atas kendala lapangan melalui deteksi dini dan respon cepat,” tambahnya. (ta)







Komentar