POSKOTA.CO – Untuk mengenang tokoh-tokoh bangsa yang berjasa, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan beserta jajaranya meresmikan Taman Makam Tokoh Bangsa (TMTB), di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2022).
TMTB ini merupakan bagian dari 100 Taman Maju Bersama (TMB) yang diresmikan serempak kemarin (12/10/2022). Peresmian TMTB TPU Karet Bivak ditandai dengan penandatanganan prasasti secara simbolis oleh Gubernur Anies. Selain itu Gubernur Anies juga melakukan peninjauan Gallery Taman Makam Tokoh Bangsa bersama dengan Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah, dan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Suzi Marsitawati didampingi oleh Ahli Sejarah JJ Rizal.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anies mengatakan, di TPU Karet Bivak ini banyak menjadi tempat peristirahatan terakhir para tokoh di Jakarta. Hal ini karena banyak dari mereka hidup dan berkarya di Jakarta. Oleh karena itu diharapkan TMTB dapat menjadi sarana publik bagi peziarah/pengunjung untuk mendapatkan inspirasi dari kisah hidup para tokoh bangsa yang dimakamkan di TPU Karet Bivak.
“Ini adalah tempat di mana kita sebagai bangsa bisa mengambil pelajaran hikmah. Karena itulah mengapa pembangunan TMTB ini bukan sekadar pemakaman begitu saja. Tapi tempat di mana warga, anak-anak sekolah, mahasiswa bisa datang kemudian mempelajari kisah-kisah hidup mereka. Sehingga bisa menjadi hikmah bagi kita dan menjadi inspirasi,” ujar Gubernur Anies, melalui keterangan tertulis yang diterima POSKOTA.CO, Kamis (13/10/2022).
Gubernur Anies juga menjelaskan, TMTB ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mumpuni untuk menunjang sarana bagi peziarah/pengunjung. Seperti Gallery TMTB yang dapat digunakan sebagai wadah berdiskusi dan bertukar gagasan terkait perjalanan tokoh bangsa terkait di lokasi pemakaman tersebut.
“Jadi ini cara kita untuk menghormati, cara kita menghargai, dan juga cara kita mengambil pelajaran dari tokoh-tokoh bangsa yang sudah wafat. Mereka tidak dibatasi bidangnya, jadi tokoh bangsa ini bukan saja di bidang kenegaraan, tapi juga ada bidang sosial, budaya, olahraga, seni. Jadi aspeknya luas. Hal itulah yang membuat TPU Karet Bivak ini menjadi unik,” pungkas Gubernur Anies.
Perlu diketahui, pembangunan Taman Makam Tokoh Bangsa (TMTB) menggunakan Dana Kompensasi Sanksi Pelanggaran Surat Persetujuan Penunjukan Penggunaan Lahan/Tanah (SP3L) oleh PT Mitra Sindo Makmur yang berkolaborasi dengan Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tujuan utama Pembangunan Taman Makam Tokoh Bangsa (TMTB) ini ialah sebagai ruang publik dan sarana inspirasi untuk dijadikan teladan generasi mendatang. Secara umum konsep dasar dan filosofi desain bangunan dan atap bagaikan kesatuan desain secara utuh yang tersusun dari mozaik-mozaik kecil (tokoh bangsa) yang bersatu padu dengan semangat yang sama untuk menciptakan bangsa Indonesia yang maju. (*/miv)







Komentar