oleh

Gabungan Aliansi Masyarakat Kota Depok Menyampaikan Enam Tuntutan ke UI Terkait LGBT  

DEPOK – Gabungan Aliansi Masyarakat Kota Depok antara lain  LSM Gedor, Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, Banser, Sapujagat, Gelombang, Hardline serta Gerakan Rakyat Semesta (GSR)  menyatakan diri mengutuk perilaku menyimpang yang belakanganan viral menyentuh Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI).

“Kami secara resmi mendeklarasikan penolakan terhadap Lebian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) di Kota Depok,” kata Eman Sutriadi, Anton Sujarwo dan Fiqih Nurshalat di Depok, Jumat (3/7).

Enam Tuntutan dibacakan pada aksi deklarasi tolak LGBT yang dilakukan Fakultas Psikologi UI tentunya tidak boleh dibiarkan di Bumi Indonesia khususnya Kota Depok dan Lingkungan Universitas Indonesia antara lain Rektor UI, Wali Kota Depok, BEM UI, anggota DPRD dan DPR RI.

Pernyataan yang disampaikan sejumlah mahasiswa Fakultas Psikologi tentunya menyalahi dan menyakitkan masyarkat banyak, kata Eman Sutriadi.

Ke enam tuntutan antara lain memberikan saksi tegas ke mahasiswa yang menyeberkan slogan LGBT, meminta WalI Kota Depok memanggil Rektor UI dan BEM UI, meminta BEM UI mendukung penolakan LGBT, deklarasi pusat terhadap penolakan LGBT, DPR dan MPR RI RUU Pidana LGBT atas usulan MUI dan pembubaran LGBT, ujarnya.

Bila ke enam tuntutan tidak diindahkan kami akan melakukan demi secara besar besaran dan melakukan swiping di sejumlah tempat khususnya Kota Depok dan sekitarnya, tegasnya.

Sementara itu, Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, DR. Erwin Agustina Panigoro, mengatakan  dengan tegas bahwa unggahan yang menjadi sorotan masyarakat luas merupakan hanya kajian internal organisasi mahasiswa dalam konteks akademik.

“Jadi itu hanya kegiatan akademik bukan merupakan sikap resmi institusi UI yang semuanya,” katanya. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *