oleh

Dihelat di Balai Sarbini 9-10 Oktober, Drama Musikal ‘Sirena’ Dibintangi Sejumlah Penyanyi dan Pemeran

‎JAKARTA – Shine Era Entertainment menghadirkan drama musikal fantasi original Indonesia bertajuk Sirena: Air Mata dari Lautan. Drama musikal yang dibintangi sejumlah penyanyi dan artis film ini bakal digelar selama dua hari di Balai Sarbini, Jakarta, pada 9-10 Oktober 2026 dengan melibatkan komunitas penyandang disabilitas.
‎
‎Pertunjukan yang memadukan musik, drama, koreografi, tata artistik, multimedia, serta imajinasi dunia bawah laut dan daratan dengan sentuhan kultur lokal Indonesia menargetkan sebanyak 4.400 penonton dalam empat kali show selama dua hari.
‎
‎Disutradarai Djaelani M, Sirena mengangkat kisah fantasi yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membawa pesan mengenai hubungan manusia dengan alam. Pertunjukan tersebut turut memadukan unsur seni urban dan teknologi untuk membangun pengalaman visual dunia bawah laut di atas panggung. Dalam penyelenggaraan pentas drama musikal ini turut dilakukan kolaborasi dengan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat, Dewan Kesenian Jakarta, dan PT MRT Jakarta (Perseroda).
‎

‎Istri Menteri Sosial RI, Fatma Saifullah Yusuf mengatakan, dirinya mengapresiasi keterlibatan anak-anak dari kelompok rentan dalam pertunjukan tersebut. Menurutnya, drama musikal seperti Sirena dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk menikmati karya seni sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap industri kreatif.
‎
‎”Saya sangat mengapresiasi, saya sangat bangga, sangat terharu ketika saya mendengar ada sekitar 7-10 anak disabilitas pemain musik,” kata Fatma, istri Mensos Gus Ipul pada acara konferensi pers drama musikal Sirena di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026) sore.
‎
‎Ia berharap, keterlibatan tersebut tidak berhenti pada kesempatan menjadi penonton, tetapi dapat berkembang menjadi peluang bagi penyandang disabilitas untuk terlibat langsung dalam industri kreatif, termasuk sebagai pemain musik maupun pemeran.
‎
‎”Kami bersama Dharma Wanita dari Kemensos akan ikut memfasilitasi anak-anak kurang mampu, penyandang disabilitas, hinga anak berprestasi untuk bisa menonton pentas dra musikal ini,” terang Fatma.
‎
‎Direktur Shine Era Entertainment, Mikhalouda menjelaskan, salah satu pesan yang ingin disampaikan melalui Sirena adalah pentingnya saling mendukung ketika menghadapi kekurangan satu sama lain. Keterlibatan penyandang disabilitas sebagai pemain musik menjadi bagian penting dari proses kreatif pertunjukan. “Ada yang ingin kita tekankan di dunia Sirena adalah saling back up apabila ada kekurangan satu sama lain,” ujarnya.

‎Mikha memaparkan, persiapan pentas Sirena memerlukan sekitar tiga bulan dengan sekitar 28 kali latihan. Salah satu tantangan terbesar adalah Balai Sarbini yang bukan merupakan venue khusus pertunjukan teater. Kondisi tersebut kemudian dijawab tim produksi melalui penggunaan teknologi multimedia untuk membangun fantasi dunia Sirena.
‎
‎Sementara itu, aktris kenamaan Indonesia yang menjadi salah satu pemeran Sirena, Widi Mulia menuturkan, cerita dalam pertunjukan tersebut juga membawa pesan tentang waktu, keluarga, harapan, dan pentingnya melepaskan sekaligus percaya terhadap proses kehidupan. “Generasi muda perlu mendapatkan akses seluas-luasnya untuk belajar, bermimpi, dan mengembangkan imajinasi,” tutur mantan anggota grup penyanyi AB-3.

‎Dalam produksi ini, peran Sirena dewasa dibawakan Rara Sudirman (Indonesian Idol) bersama Muhammad Fachad Haydra sebagai Anthony dan Radhyna Azahra Putri sebagai Reina. Aktris dan solois Widi Mulia berperan sebagai Ratu Kaia, sedangkan Agus Wisman sebagai Raja Athar. Teuku Zacky turut tampil sebagai Prof. Dharma.
‎
‎Pertunjukan ini juga melibatkan talenta muda dan cilik, antara lain Rasyad Aiman Agus sebagai Leo, Firzanah Alya sebagai Sirena kecil, Yoan Cocohamida sebagai Anthony kecil, dan Loisa Ramadhani sebagai Reina kecil. Ensemble serta talenta muda lainnya akan menghidupkan kerajaan bawah laut dan dunia manusia melalui nyanyian, akting, dan koreografi.
‎
‎Melalui Sirena: Air Mata dari Lautan, Shine Era Entertainment berharap pertunjukan tersebut dapat ikut mendorong perkembangan industri drama musikal Indonesia, sekaligus memberikan dampak bagi ekosistem ekonomi kreatif dan membuka ruang bagi talenta muda di Tanah Air. Pembaruan mengenai pertunjukan juga tersedia melalui Instagram @shineera.entertainment. (jo)
‎

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *