oleh

Wali Kota Iin Mutmainnah Panen Padi di Rooftop Kantor Kelurahan Tangki

JAKARTA – Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah panen padi yang ditanam di rooftop lantai 4 kantor Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jumat (22/5). Selain padi, juga memanen berbagai sayuran.

Diakui Iin, kegiatan menanam padi memanfaatkan lahan terbatas di area lantai 4 gedung kantor Lurah membutuhkan upaya. Namun dengan ketekunan dan tangan dingin, hasil panen yang didapat terbukti memuaskan.

“Jajaran di Kelurahan Tangki ini memang luar biasa. Dengan keterbatasan lahan, bisa menanam padi di rooftop,” ujar Iin didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Tangki.

Menurut Iin, urban farming yang digiatkan jajaran Kelurahan Tangki ini juga menjadi cara efektif untuk mengajak masyarakat menggiatkan menanam di lahan terbatas. Sebab, sebelum mengajak warga mereka telah mencontohkan urban farming yang berhasil.

Selain bagi masyarakat, urban farming di lahan rooftop kantor Lurah Tangki ini juga menjadi contoh bagi instansi lain di wilayah Jakarta Barat. Sehingga nantinya  seluruh jajaran di wilayah Jakarta Barat mulai bisa menggiatkan urban farming serupa.

Mengenai hasil panen padi, Iin secara khusus mengatakan beras yang didapat bisa menjadi asupan bagi anak Balita di Posyandu.  Ia berharap jenis padi pandan wangi diganti dengan beras merah.

“Ini satu inovasi yang baik dan juga bisa diteruskan lagi. Mungkin nanti bisa dicoba dengan beras merah agar gizi untuk Balita lebih baik lagi,” ujar Iin.

Sementara itu Lurah Tangki, Iqbal Siregar mengatakan, urban farming di lingkungan kantornya terbagi dua. Satu area merupakan urban farming memanfaatkan area rooftop kantor dan satu area lainnya memanfaatkan lahan taman seberang kantor seluas sekitar 100 meter persegi.

Pada area lahan depan kantor berbagai macam tanaman produktif seperti terong putih, pokcoy, kangkung, singkong, pisang ambon, pisang kepok dan talas.

Sedangkan area rooftop ditanami berbagai tanam seperti labu madu, ubi jalar, labu parang, labu air, lidah buaya dan padi.

Khusus mengenai padi, Iqbal mengakui penanaman membutuhkan penyiraman air memadai dua kali sehari. Kemudian, persoalan hama juga menjadi perhatian khusus.

“Seperti permintaan Bu Wali Kota tadi, ke depan Kami akan coba kembangkan beras merah di musim tanam lanjutan,” ucapnya.(ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *