oleh

15 Pelanggar Ketahuan Tak Pakai Masker, Pasrah Disanksi Nyapu

-Megapolitan-228 views

POSKOTA.CO – Sebanyak belasan pelanggar yang wara-wiri berkeliaran tidak memakai masker pasrah disanksi membersihkan sampah di fasilitas umum (fasum) di saat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar Operasi Tertib Masker (Opstibmask) di kawasan Jalan Ekonomi RW 08 Karang Anyar, Sawah Besar, Selasa (12/1/2021).

“Maskernya ketinggalan pak Satpol PP. Tuh rumah saya deket cuma mau ke warung beli makanan,” ujar salah satu pelanggar sambil ngeles saat terjaring petugas Opstibmask.

Hal senada juga dikatakan pelanggar lainnya, “Aduh kena lagi deh, nggak pakai masker kelupaan tertinggal di rumah. Saya mah pasrah disuruh nyapu lagi aja nih, asalkan tidak bayar denda karena lagi bokek,” ucapnya.

Meski begitu, petugas Opstibmask tidak menghiraukan alasan para pelanggar dan menggiring mereka untuk didata kemudian disanksi hukuman kerja sosial di tempat.

Kepala Satpol PP Kelurahan Karang Anyar Tonali menerangkan, kegiatan Opstibmask yang digelar di kawasan Jalan Ekonomi RW 08, Karang Anyar dilaksanakan dalam upaya penegakan protokol kesehatan (prokes) PSBB ketat demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Ada 15 pelanggar yang terjaring karena tidak memakai masker saat berkeliaran di Jalan Ekonomi Karang Anyar. Nggak pakai masker lagi. Padahal sudah diingetin memakai maskar salah satu untuk mencegah volusi udara dan virus. Alasannya aya-aya wae, ketinggalan, kelupaan dan rumah deket,” ungkap Tonali.

Tonali mengatakan, dari 15 pelanggar ini terdiri dari masyarakat umum di antaranya, pedagang, pelajar dan karyawan perkantoran pasrah disanksi kerja sosial.

“Yang paling banyak terjaring itu ojek online (ojol). Seluruhnya disanksi kerja sosial membersihkan sampah di fasum secara bergantian dengan memakai rompi pelanggar PSBB selama 60 menit,” kata Tonali sambil menambahkan, ada 14 petugas yang membantu kegiatan Opstibmask di antaranya, Satpol PP, aparat kelurahan, FKDM dan tim gugus tugas dari pengurus RW 08. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *