oleh

Warga Asal Daerah Terciduk Tak Pakai Masker, Digiring Disuruh Nyapu Fasum

-Megapolitan-199 views

POSKOTA.CO – Terjaring razia masker, warga asal dari daerah Aceh, Nias, dan Bogor ini pasrah disuruh menyapu sampah di fasilitas umum (fasum) saat Operasi Tertib Masker (Opstibmask) digelar Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Senen, TNI dan Polri, Kamis (12/11/2020).

Ketika terciduk PPNS, para pelanggar tidak memakai masker ini pura-pura lupa maskernya ketinggalan di rumah.

“Waduh, maskernya lupa ketinggalan di rumah pak Satpol PP. Karena saya terburu-buru mau ke pasar,” ucap salah satu pelanggar warga dari daerah Aceh ini.

Sementara itu, petugas Opstibmask langsung menggiring para pelanggar untuk didata kemudian disanksi ditempat membersihkan sampah di fasum.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Senen E Sunaryo mengatakan, razia masker di tiga lokasi antara, Jalan Bungur Besar, Stasiun Senen dan Jalan Salemba Raya menjaring sebanyak 87 pelanggar diantaranya warga asal Aceh, Nias, dan Bogor yang mengaku sedang belanja ke pasar maskernya tidak dipakai karena lupa ketinggalan di rumah.

“Seluruh pelanggar protokol kesehatan (prokes) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini langsung dikenakan sanksi di tempat dengan hukuman kerja sosial membersihkan sampah di fasum selama 60 menit dengan memakai rompi pelanggar PSBB. Sedangkan untuk sanksi denda nihil,” kata Sunaryo kepada POSKOTA.CO, Kamis (12/11/2020).

Sunaryo menambahkan, yang menjadi gemes petugas Opstibmask, para pelanggar ini alasannya klasik masker tidak dibawa alasan lupalah dan ketinggalan di rumah dan juga masker dikantongin dalam celana. Padahal penggunaan masker ini untuk mengantisipasi volusi udara dan virus.

“Alasannya lupalah ketinggalan dirumahlah,” ucap Sunaryo sambil tepok jidat. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *