oleh

Gegara Ketahuan Pakai Masker di Bawah Dagu, Disanksi Nyapu Sampah

-Megapolitan-150 views

POSKOTA.CO – Selain merazia pelanggar yang tidak memakai masker, petugas juga menciduk para pelanggar saat berkeliaran di luar rumah dengan menggunakan maskernya salah.

“Nah, kamu ketahuan pakai masker salah,” ujar salah satu petugas Operasi Tertib Masker (Opstibmask) di kawasan Jalan B Raya, Karang Anyar, Sawah Besar.

Terhitung ada sebanyak 12 pelanggar terjaring petugas Opstibmask saat belasan petugas gabungan menggelar razia masker di kawasan tersebut, Senin (19/10/2020).

Pasalnya, belasan pelanggar yang terjaring ini beralasan sering lupa dan ketinggalan maskernya. “Iya pak maskernya ada di rumah karena rumah saya dekat. Cuma ke warung doang ini,” ucap salah satu pelanggar saat terjaring.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kelurahan Karang Anyar Tonali menyatakan, dari 12 pelanggar yang terjaring ini rata-rata alasannya lupa juga memakai masker di bawah dagu. Padahal sudah seringkali diingatkan supaya pakai masker yang benar saat berada diluar rumah.

“Seluruh pelanggar dikenakan sanksi hukuman kerja sosial menyapu sampah di jalanan selama 60 menit dengan mengenakan rompi pelanggar PSBB sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 101 Tahun 2020 perubahan dari Pergub Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19,” kata Tonali sambil menambahkan, kegiatan razia masker dimulai pada pukul 10.00 hingga 11.30 WIB dengan menerjunkan petugas gabungan terdiri dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP, aparat kelurahan, RT/RW, LMK, FKDM, BKO Marinir.

Lurah Karang Anyar Heru Supriyono menambahkan, alhamdulillah dengan kekompakan dan keguyuban antara gugus tugas di tingkat RW 06 dan Padat Karya Penanganan Covid-19, saat ini jumlah pelanggar menurun.

Meski begitu, pihaknya gencar melakukan pemantauan serta mengimbau warga masyarakat khususnya di Karang Anyar untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan melaksanakan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Alhamdulillah saat ini jumlah pelanggar menurun drastis karena sudah pada sadar. Mudah-mudahan pandemi Covid-19 cepat berlalu,” harapnya. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *