POSKOTA.CO-Aksi kriminalitas jalanan oleh sekelompok remaja diduga gengster lagi-lagi bikin resah masyarakat Tangerang. Seperti yang menimpa Febriyana Pratiwi, warga Jalan Jayakatwang, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Gadis berusia 14 tahun jadi korban kebrutalan gengster yang belum diketahui identitasnya.
Putri pertama pasangan Beni Benyamin – Sutihat ini mengalami luka serius di pipi kanannya. Akibat ulah pelaku, Febriyana harus terbaring di ruang ICU RSUD Kabupaten Tangerang.
“Katanya kena clurit. Jadi harus di operasi besok karena kan kena rahangnya nembus giginya tuh keliatan,” kata ibu korban, Sutihat saat dijumpai poskota.co di kediamannya, Senin (6/12/2021) dinihari.
Sutihat mengungkapkan, peristiwa yang dialami anaknya terjadi di kolong Fly Over Tip Top, Jalan Gatot Subroto, Cibodas, Kota Tangerang pada Minggu (5/12) sekitar pukul 04.00 WIB.
Informasi tersebut diketahui dari teman korban bernama Malik saat mengantar anaknya pulang ke rumah dengan kondisi luka sabetan di pipi kanannya.
“Tiba-tiba pulang udah keadaan luka baju penuh darah. Malik ngasih kabar kalau si Febry ini kena bacok gengster pas lagi cari makan,” ungkapnya.
Saat kejadian menimpa Febriyana, lanjut Sutihat, anak pertamanya tengah menginap di rumah tetangganya. Tiba-tiba Febriyana pamit keluar setelah dijemput pria misterius tersebut.
“Bilang ke temannya mau beli makan dulu. Febry keluar jam 3 pagi habis di telepon Malik. Ibu enggak kenal Malik. Febry bilang temannya, abang-abangan,” ujar Sutihat.
Saat ditanya kronologis peristiwa yang dialami anaknya, pria misterius itu menjawab jika ia dan anaknya diserang segerombolan pemotor bersenjata tajam di kolong Fly Over Tip Top.
“Mereka lagi pada bawa motor, dibonceng. Berdua katanya sama Febry doang, saya juga nggak tau ya. Febry diboncengin sama malik. Dia nggak kena apa-apa,” ucap Ibunda Febriyana.
Melihat Febriyana bersimbah darah, Sutihat lalu membawa anak pertamanya itu ke RS An-Nisa. Karena lukanya cukup serius, Febriyana kemudian dirujuk ke RSUD Kabupaten Tangerang.
“Bahkan sampai sekarang HP si Malik tidak aktif. Ibu juga enggak tau rumahnya dimana, Febry juga enggak tau,” imbuh Sutihat.
Lebih jauh Sutihat berharap, pihak kepolisian segera menangkap gengster yang melukai anak pertamanya itu. Sebab, aksi kebrutalan gengster sudah sangat meresahkan masyarakat di Tangerang.
“Ibu berharap polisi cepat menangkap gengsternya, sudah sering kejadian. Pelakunya juga biar tau rasa dipenjara dihukum paling berat,” tukasnya.
Sementara itu, Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Hariyono mengatakan tengah mengecek peristiwa penyerangan gengster terhadap seorang gadis berusia 14 tahun tersebut.
“Kejadian betul, tapi TKP Hoax,” singkatnya tanpa merinci lebih jauh peristiwa tersebut di grup Whatsapp Media Polres Metro Tangerang. (Imam Tompi/fs)







Komentar