TANGERANG – Seorang prajurit TNI Angkatan Darat (AD), Prada Arif Budi Sampurna, ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya di depan pertigaan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kabupaten Tangerang, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.
Korban diduga menjadi korban pembunuhan. Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan sedikitnya 10 luka tusuk di tubuh korban, terdiri dari lima luka di bagian dada, tiga luka di punggung, satu luka di leher, dan satu luka di bahu.
Jasad korban pertama kali ditemukan setelah seorang sopir taksi melaporkan adanya seseorang yang tergeletak di pinggir jalan kepada petugas keamanan perumahan.
“Saya diberi tahu sopir taksi ada orang tergeletak di pinggir jalan. Setelah saya cek ke lokasi, ternyata benar ada seseorang tergeletak di pertigaan pintu masuk Cluster Turqois,” ujar Sarhani, petugas keamanan setempat, Senin (20/7/2026).
Sarhani kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada Polsek Kelapa Dua. Petugas kepolisian bersama tim terkait datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jenazah ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Dari identitas yang ditemukan, korban diketahui bernama Prada Arif Budi Sampurna, anggota Yon TP 804/Nabire. Korban tercatat beralamat di Lingkungan II, RT 00/RW 02, Kelurahan Titiwungen Selatan, Kecamatan Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Prada Arif tengah diperbantukan untuk bertugas di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Hingga Senin (20/7/2026), penyidik dari Polsek Kelapa Dua dan Polres Tangerang Selatan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kematian korban.
Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. (Imam/fs)







Komentar