oleh

PMI Dukung Polri Periksa Kamaruddin soal Statemen yang Diduga Cemarkan Instansi Kepolisian

POSKOTA.CO – Kami Poros Muda Indonesia (PMI) ikut merespons pernyataan Kamaruddin Simanjuntak soal polisi lebih sering mengabdi kepada mafia ketimbang negara.

Ketua Umum PMI Frans Freddy mengatakan, pernyataan yang dilontarkan pengacara keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J itu sangat tendensius sehingga dapat berakibat pada konsekuensi hukum yang harus ditanggungnya.

“Tentunya, ada konsekuensi hukum terhadap yang bersangkutan dengan ucapan yang disebarkan melalui media dan dipublik,” kata Frans, melalui keterangan tertulis yang diterima POSKOTA.CO, Rabu (21/12/2022).

Selain itu, pernyataan Kamaruddin Simanjuntak itu sangat tidak menunjukkan sikap seorang yang akademisi. “Itu pernyataan menggambarkan yang bersangkutan mulut dan pikirannya sangat tidak akademis dan sangat tidak etis, ” tegasnya.

Menurut kami, Kamaruddin Simanjuntak soal polisi hanya mengabdi kepada negara satu minggu dan tiga minggunya mengabdi ke mafia itu sangat aneh. Dalam hal ini kami sudah melihat kinerja kepolisian begitu jelas, yang di mana seorang jenderal polisi langsung dicopot dari jabatannya dikarenakan melakukan pelanggaran, sudah benar kami pikir namun jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba membuat isu-isu memberikan statemen kepolisan.

“Tebang pilih sudah terbukti dan buktinya ada, kita harus memperkuat persatuan NKRI di tengah rundungan isu terkait dengan kepolisian. Ingat lagi, bahwa jika tidak ada polisi satu hari saja negara ini bisa kacau dan kejahatan bisa ada di mana-mana,” imbuh Frans.

Poros Muda Indonesia mendukung Kamarudin Simanjuntak sebagai pengacara keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat dan mendukung penuh sistem hukum harus ditegakkan, namun tidak dengan cara menghina institusi negara ketika ada sebuah kesalahan yang dilakukan bukan berati semua dalam institusi tersebut salah semua.

Masih banyak polisi yang benar mengabdi dan jujur dalam menjalankan tugas, Polri sudah menunjukkan kinerjanya terkait dengan pencopotan Ferdy Sambo. Maka dari itu, lakukan prosedur hukum bukan dengan cara yang memancing provokasi. “Ingat negara ini adalah negara yang harus dijaga keutuhannya, jangan ada isu yang membuat negara ini menjadi perpecahan,” tegas Frans Freddy seraya mengajak tulis #savepolri.

Dalam aksinya di depan gedung Mabes Polri, Selasa (20/12/2022), massa mendukung Polri untuk bertindak tegas kepada siapa pun yang mencoba merusak dan memecah belah NKRI. Massa PMI juga membuat petisi dukungan dalam mendukung Polri untuk memeriksa Kamaruddin Simanjuntak terkait statemen yang mencemarkan instansi kepolisian dikarenakan masih banyak polisi yang jujur. (*/rel/rihadin)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *