POSKOTA.CO – Jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri menggelar kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) steering commitee pemangku Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) dalam rangka perumusan daftar permasalahan dan evaluasi pelaksanaan P3PD untuk memperkuat pelaksanaan program di masa mendatang.
“Pelaksanaan atau kegiatan FGD bagi jajaran P3PD tentunya sangat penting dan merupakan langkah strategis yang dilakukan Ditjen Bina Pemdes Kemendagri guna memperkuat P3PD ke depannya,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemdes Kemendagri Eko Prasetyanto Purnomo saat membuka kegiatan tersebut di Jakarta, Rabu (21/12/2022).
Dengan kegiatan ini diharapkan sinergi dan kolaborasi bersama antarkementerian/lembaga dalam mengakselerasi pelaksanaan P3PD di seluruh desa sehingga tujuan pembangunan yang diharapkan seluruh masyarakat tercapai.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek Hilmar Farid, Dirjen Aptika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan, Asdep Pemberdayaan Kawasan dan Mobilitas Spasial Kemenko PMK Mustikorini Indrijatiningrum, Perwakilan Kemendes PDTT, Kementerian Keuangan, Badan Informasi Geospasial.
Menurut Eko, untuk mewujudkan cita-cita desa maju, mandiri, demokratis dan sejahtera tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak melainkan harus saling kolaborasi dan bersinergi. “Melalui FGD ini saya harap ada masukan dari bapak/ibu tentang penguatan P3PD,” katanya, melalui rilis yang diterima POSKOTA.CO, Rabu (21/12/2022).
Bahkan, imbuh Eko, saat ini telah melaksanakan berbagai program peningkatan kapasitas untuk perangkat desa, BPD, dan PKK. “Dalam tahun 2023 mendatang tentunya akan mengakselerasi program peningkatan kapasitas melalui Learning Management System (LMS). Untuk itu perlunya kerja sama di semua kementerian dalam mendukung pengembangan pemerintahan dan pembangunan desa melalui digitalisasi desa,” ujarnya.
Diharapkan, nantinya akan semakin banyak aparatur desa, kelembagaan desa yg ditingkatkan kapasitasnya terkait dengan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan/pertanggungjawaban dan pengawasan sehingga tujuan program untuk meningkatnya belanja yang berkualitas tercapai selanjutnya desa semakin maju, mandiri, demokratisa dan sejahtera tercapai. (*/anton)







Komentar