oleh

Satpol PP Dituding Tidak Berani Menertibkan  PK5 Obat Kuat  di Jalan Samanhudi dan Mangga Besar 

POSKOTA.CO– Satpol PP Provinsi DKI Jakarta dituding tidak  berani menertibkan Pedagang Kaki Lima (PK5) obat kuat yang menggelar lapak   di bahu jalan dan pedestrian di kawasan Jalan Samanhudi Raya Pasar Baru dan Mangga Besar Raya Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Pantauan di lapangan keberadaan, para PK-5 yang menggelar lapak dengan gerobak dorong ini semaunya berdagang hingga pagi hari, Meskipun dikeluhkan warga, petugas Satpol PP Kecamatan Sawah Besar diam saja. Sehingga tambah banyak dan para pedagang juga tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Sudah sering kali dikeluhkan, tapi Satpol PP terkesan membiarkan PK5 ini. Seperti tutup mata dan telinga karena PK5 obat kuat semakin liar bertengger memanfaatkan Fasilitas Umum (Fasum) yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Kalaupun akan ditertibkan juga omong doang (Omdo),” tegas Rahmat (59) tokoh masyarakat Jakarta Pusat, Minggu (6/6/2021) malam.

Dia menambahkan, selain keberadaan nya makan bahu jalan juga bikin kumuh dan semrawut akibat berderat gerobak-gerobak PK5 obat kuat. Ditambah lagi, para pedagang tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) masker.. “Seperti tidak ada Pemerintah di kawasan ini PK5 dibiarkan semakin liar,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Arifin pada pekan lalu (29/5/2021) berjanji menindak para PK5 Obat kuat itersebut. “Harus segera ditindak,” ujarnya melalui pesan singkat Whatsapp (WA).

Arifin melalui pesan singkat nya sudah menugaskan Manpol Kecamatan Sawah Besar. “Manpol nya sudah di tugaskan,” pungkasnya. Namun hingga berita ini diturunkan PK5 obat kuat ini masih bertengger di dua kawasan jalan tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma saat dihubungi soal PK5 obat kuat enggan berkomentar. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *