JAKARTA – Perayaan malam tahun baru 2026 menyisakan sampah mencapai 415 meter kubik atau 91,41 ton. Sampah tersebut berhasil dibersihkan oleh ribuan personel petugas Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta. Total sampah tersebut menurun dibanding tahun 2025 yang mencapai 132 ton.
Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, 91,41 ton sampah berhasil diangkut ribuan personel di beberapa lokasi setelah perayaan malam tahun baru.
“Personel dan armada dikerahkan di beberapa titik, di antaranya kawasan Bundaran HI, Jalan Sudirman–MH Thamrin, Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD dan Bursa Efek Indonesia, Monas dan seluruh Jalan Medan Merdeka, Patung Pemuda Membangun, Lapangan Banteng serta kawasan Istiqlal dan sekitarnya,” katanya, Kamis (1/1/2026).
Asep mengungkapkan, proses pembersihan sampah sisa perayaan malam tahun baru dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sejak malam hingga dini hari. Meski jumlah pedagang kaki lima (PKL) meningkat dan hujan ringan sempat turun, pembersihan sampah tetap bisa dilakukan secara manual menggunakan sapu dan pengki.
“Basahan air hujan membuat sampah menempel di jalan dan berat sampah bertambah karena mengandung air. Namun, personel berhasil menuntaskan pembersihan menjelang Subuh. Jakarta sudah kembali bersih,” terangnya.
Ia menjelaskan, penurunan timbunan sampah tidak terlepas dari kebijakan pelarangan kembang api, kondisi cuaca serta konsep perayaan tahun baru yang lebih sederhana dan bermakna.
Dinas LH juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas kebersihan yang tetap bekerja menjaga wajah kota. Begitu pula dengan warga yang telah berpartisipasi aktif menjaga kebersihan dengan mengurangi serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Kesadaran warga ini sangat membantu dan menjadi kunci terciptanya perayaan yang tertib, nyaman dan bersih,” jelasnya.(ta)







Komentar