oleh

Polda Metro Jaya Bentuk Satgas Gabungan Tangani Mafia Tanah

POSKOTA.CO-Polda Metro Jaya (PMJ) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan (ATR/BPN) membentuk satuan tugas (Satgas) gabungan dalam upaya percepatan penanganan kasus mafia tanah. Kasus mafia tanah tergolong kasus kompleks karena melibatkan sejumlah institusi.

Sebelumnya, Polda Metri Jaya dan BPN telah melakukan rapat bersama membahas mafia tanah tang belakangan cukup meresahkan warga. “Yang pasti kita membentuk satgas bersama supaya prosesnya bisa lebih cepat,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat, Jumat (5/3/2021).

Alasan dibentuknya satgas bersama karena
kasus mafia tanah tergolong kasus kompleks dan praktiknya melibatkan sejumlah institusi.
Keberadaan satgas gabungan diharapkan mampu mempercepat penanganan kasus mafia tanah yang tengah diusut Polda Metro Jaya.

“Kita bentuk satgas bersama dalam penanganan mafia tanah karena penanganannya menyangkut semuanya. Ada menyangkut BPN, menyangkut kepada polisi, kejaksaan, terus notaris dan lain sebagainya. Makanya kita gabungan supaya koordinasi bisa menjadi jauh lebih mudah,” ujar Kombes Tubagus Ade.

Untuk diketahui, sebelumnya Polda Metro Jaya dan Kementerian ART/BPN telah menggelar rapat koordinasi pada Rabu (3/3). Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam pembukaan rapat koordinasi menyampaikan agenda meningkatkan kolaborasi yang telah terjalin selama ini dalam penanganan kasus mafia tanah.

Rapat koordinasi itu diikuti oleh seluruh jajaran reserse Polda Metro Jaya yang membidangi fungsi penyidikan di Unit Harta dan Benda (Harda). Irjen Fadil memastikan rapat koordinasi menjadi bentuk komitmen pihaknya dalam membela para warga pemilik tanah yang sah yang masih kerap dirugikan mafia tanah. “Kami ingin membela pemilik tanah yang sah,” tegasnya.(omi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *