oleh

PMI Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Laksanakan Donor Darah Guna Membantu Menyelamatkan Nyawa Pasien

BOGOR-Ketersediaan stok darah di Kabupaten Bogor saat ini masih jauh dari mencukupi kebutuhan rumah sakit. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor, Indra Fermanto, mengungkapkan bahwa kebutuhan darah setiap bulan mencapai sekitar 10.000 kantong.

Namun, PMI baru mampu menyediakan sekitar 2.000 kantong atau hanya 20 persen dari total kebutuhan.

Kondisi ini menjadi tantangan serius, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan, ketika jumlah pendonor biasanya menurun sementara permintaan dari rumah sakit tetap tinggi.

Indra juga menjelaskan bahwa tidak semua darah yang didonorkan bisa langsung digunakan.

Setiap kantong darah harus melalui serangkaian pemeriksaan untuk memastikan keamanannya, termasuk tes HIV, hepatitis, sifilis, dan penyakit lainnya.

“Jika tidak memenuhi standar kelayakan, darah tersebut tidak dapat dipakai,” kata Indra Jumat (27/2/2026).

Melihat kesenjangan besar antara kebutuhan dan ketersediaan, PMI Kabupaten Bogor mengajak masyarakat yang sehat dan memenuhi syarat untuk rutin mendonorkan darah guna membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan.

Indra Fermanto memastikan bahwa, donor darah saat bulan Ramadhan dapat dilakukan dan diperbolehkan secara agama.

Biasanya, salah satu waktu terbaik untuk melakukan donor darah adalah di pagi hari.

Namun selama Ramadhan, PMI Kabupaten Bogor membuka layanan donor darah pada malam hari setelah berbuka puasa.

“Secara medis sebenarnya donor darah paling baik dilakukan saat pagi hari dimana kondisi tubuh masih fit. Namun selama Ramadhan, kami membuka layanan donor darah malam hari setelah berbuka puasa,” kata Indra

Layanan donor darah PMI Kabupaten Bogor tersebut mulai dibuka pukul 19.00 hingga 21.00 atau 22.00 WIB. Masyarakat tetap bisa berdonor tanpa perlu khawatir mengganggu ibadah puasa. (yopy/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *