JAKARTA – Wali Kota Jakarta Barat (Jakbar), Iin Mutmainnah menegaskan perlunya pembersihan saluran air yang tertutup sedimen dan sampah secara rutin. Selain itu pendekatan persuasif kepada warga agar saluran air yang ditutup permanen dapat dikembalikan sesuai fungsinya, karena kebersihan lingkungan merupakan tanggungjawab bersama.
“Kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Dengan kolaborasi dan gotong royong, kita dapat mewujudkan Jakarta Barat yang bersih, sehat, dan nyaman,” tegas Iin saat memimpin apel Jaga Jakarta Barat Bersih di halaman kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Rabu (11/2).
Menurut Iin, masalah sampah bukan hanya karena pengangkutan sampah yang sering kali tidak tepat waktu sehingga mengakibatkan tumpukan sampah. “Kita tidak boleh hanya fokus pada pengangkutan, tetapi harus serius melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumber, khususnya rumah tangga,” ujarnya.
Melalui kegiatan Jaga Jakarta Bersih, Pemkot Jakarta Barat berkomitmen menjadikan kerja bakti sebagai kegiatan rutin dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Iin Mutmainnah mengapresiasi pelaksanaan kerja bakti serentak Jaga Jakarta Bersih pada Minggu, 8 Februari 2026 di delapan kecamatan wilayah Jakarta Barat. Berdasarkan laporan, volume sampah yang berhasil diangkut mencapai 40 meter kubik atau sekitar 80 ton, serta lumpur sebanyak 1,5 meter kubik.(ta)







Komentar