JAKARTA – Wali Kota Jakarta Barat (Jakbar) Iin Mutmainnah berharap semua pihak mendukung program gerakan pilah sampah yang merupakan program dari Pemprov DKI Jakarta.
“Gerakan pilah sampah dengan dasar Ingub No 5 Tahun 2026, ini memastikan bahwa persoalan sampah harus mulai kita kurangi dari sumbernya. Sumbernya, bisa di permukiman, sekolah, kantor, taman, pasar dan sebagainya. Kita berharap semua entitas di wilayah itu sudah mulai melakukan pemilahan sampah,” kata Iin Mutmainnah saat meninjau aktivitas pemilahan sampah pada Sedekah Sampah di areal Taman Gajah RT 006 RW 03, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (18/5).
Hadir dalam peninjauan Sedekah Sampah, anggota DPRD DKI Jakarta, Inad Luciawaty, Camat Kembangan, Joko Suparno, Lurah Meruya Selatan, Muhammad Maizar, Ketua RW 03 Zakaria, Ketua RT 006, Engga Suwardi, dan kader PKK serta Jumantik.
Iin menjelaskan, dalam pemilahan sampah tentunya dilakukan pengolahan, baik sampah organik, an organik dan residu.
“Sampah an organik bisa ditabung atau diolah di Bank Sampah. Sampah organik seperti daun-daun, diolah menjadi pupuk kompos untuk dimanfaatkan kembali. Sehingga sampah residu yang menjadi persoalan di tempat sampah akan sedikit,” jelasnya.
Iin menegaskan pihaknya siap menjalankan gerakan pemilahan sampah dari sumbernya bersama masyarakat, Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat, melalui satpel LH pada masing-masing kecamatan, bergerak melakukan pembinaan kepada masing-masing RW.
Sementara RW yang sudah menerapkan pemilahan sampah bisa dijadikan percontohan bagi RW lainnya.
“Ini bisa menjadi ajang silaturahmi serta belajar. Kita pastikan bahwa Jakarta Barat siap melakukan pemilahan sampah dari sumbernya secara bersama,” jelasnya.
Tak Boleh Terputus
Sementara itu, anggota DPRD DKI Jakarta, Inad Luciawaty menyampaikan gerakan pemilahan sampah pada sumbernya terus digencarkan.
“Sosialisasi akan terus menerus dilakukan Pemprov DKI Jakarta mengenai pemilahan sampah. Karena merubah kebiasaan itu tidak gampang. Jadi, mulai dari bawah RT, RW, PKK Jumantik, semua diajak untuk melakukan pemilahan sampah di masing-masing wilayan,” ujarnya.
Ia juga menekankan gerakan ini tidak boleh berhenti. Tapi terus menerus dilakukan tanpa terputus ditengah jalan.
“Saat ini masing-masing RW sudah mulai bergerak. Tapi gerakan ini harus dilakukan secara terus-menerus dan tidak terputus. Karena kalau terputus, pasti akan hilang lagi. Dengan adanya darurat sampah, ini kita giatkan lagi untuk menggerakkan pemilahan sampah,” ujar Inad Luciawaty yang merupakan legislator dari PKS. (ta)







Komentar