oleh

Wanita Tewas di Rumah Kontrakan Tangerang, Pelaku Tetangga Mabuk yang Tergiur Kepada Korban

TANGERANG — Kasus tewasnya SNA (21), wanita muda yang ditemukan meninggal dunia di kontrakannya di Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, memasuki babak baru. Polisi menyebut pemuda berinisial KF merupakan tetangga korban dan diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat melakukan aksinya.

Kapolsek Benda AKP Sriyono mengatakan, dugaan sementara, pelaku mendatangi kontrakan korban setelah mengonsumsi minuman keras. Dalam kondisi tersebut, KF diduga berniat menyetubuhi korban.

“Ya benar, tetangga korban. Motif dari pembunuhan tersebut adalah pelaku sebelum melakukan perbuatannya meminum minuman keras. Dari pengaruh alkohol ini pelaku ingin menyetubuhi korban,” kata Sriyono, Rabu (12/8/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (11/8) dini hari. Saat kejadian, SNA diketahui sedang seorang diri di dalam kontrakan. Kekasihnya sedang bekerja shift malam di sebuah perusahaan jasa ekspedisi.

Menurut polisi, KF kemudian mendatangi kontrakan korban dan mengetuk pintu. Setelah pintu dibuka, pelaku diduga langsung melakukan kekerasan terhadap korban.

SNA disebut sempat melakukan perlawanan dan berteriak meminta pertolongan. Namun, pelaku diduga kemudian mencekik leher korban hingga korban meninggal dunia.
Jasad SNA baru diketahui setelah kekasih korban, Anton, pulang bekerja. Saat masuk ke kamar kontrakan, Anton mendapati korban sudah tergeletak tak bernyawa dengan luka pada bagian leher. Anton kemudian meminta bantuan dua saksi lainnya sebelum kejadian tersebut dilaporkan kepada pemilik kontrakan dan diteruskan ke Polsek Benda.

Polisi bergerak melakukan penyelidikan setelah menerima laporan penemuan jasad SNA. Tim gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Tangerang Kota, dan Polsek Benda kemudian berhasil menangkap KF dalam hitungan jam.

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heries Setiawan membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, penyidik masih mendalami keterangan KF untuk mengungkap secara utuh rangkaian dugaan kekerasan seksual hingga pembunuhan terhadap SNA. (Imam/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *