JAKARTA – Kelurahan Srengseng bersama Puskesmas Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat berkolaborasi dengan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menangani kasus stunting.
Di mana untuk mengatasi dan mencegah kasus stunting, dengan membagikan paket telur sebanyak 15 Kg seminggu sekali kepada warga yang mempunyai Balita stunting dan warga yang sakit menahun.
“Jadi kami berkolaborasi dengan pihak CSR untuk penanganan stunting dengan membagikan 15 Kg telur seminggu sekali. Dimana satu Balita mendapatkan satu kilogram telur,” jelas Lurah Srengseng, Adith Pratama saat dikonfrimasi Sabtu (2/3).
Selain telur, kata Adith, pihak kelurahan bersama CSR juga membagikan 15 kotak susu bubuk sebulan sekali. Setiap Balita mendapatkan dua kotak susu bubuk. “Selain dibagikan kepada warga dengan Balita Stunting, bantuan juga diberikan untuk warga yang sakit menahun,” katanya.
Pembagian telur dan susu tersebut dimaksudkan sebagai booster protein bagi Balita stunting dan warga yang sakit menahun. “Tujuannya sebagai booster peningkatan asupan gizi tambahan untuk menyembuhkan dari stunting dan gizi buruk, serta meringankan beban orang tua dari anak stunting tersebut. Serta warga yang sakit menahun,” ungkap Adith.
Ditambahkan berkat program kolaborasi pembagian telur dan susu, kasus stunting di Kelurahan Srengseng turun. “Kami targetkan kasus stunting nihil. Sampai dengan Balitanya dinyatakan sehat oleh pihak Puskesmas,” ucap Adith.(ta)







Komentar