DEPOK – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, KH. Ahmad Dimyati Badruzzaman mengajak seluruh warga Depok menjaga ketenangan, tidak gaduh di sosial media (Sosmed) dan menggunakan hak pilihnya pada 27 November 2024 mendatang sesuau hati nurani.
“Jaga ketenangan dan tidak saling menyebar berita bohong atau hoaks di sosmeda serta bersiap memilih bakal calon pemimpin Kota Depok sesuai hati nurani dan tentunya juga melihat dari ilmu pengetahuan yang dimiliki pemimpin pilihan,” kata Ketua MUI Depok, KH. Ahmad Dimyati Badruzzaman, Senin (25/11).
Memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan tentunya harus selektif bukan hanya asal memilih atau asal asalan saja karena nantinya akan membawa dampak kebijakan yang seharusnya pro masyarakat selama lima tahun ke depan agar tidak kecewa dikemudian hari.
Menurut dia, artinya dipilih adalah dengan memilih mana orang yang tentunya membawa kepada kemasalahatan perbaikan daripada orang-orang Depok itu sendiri. “Serta membawa mereka lebih sejahtera dan keagamaan itu mudah-mudahan lebih semarak, itu yang kita harapkan ya dari MUI,” ujarnya.
Jika mendukung orang padahal udah tau dia istilahnya kerjanya yang tidak baik tentunya berdosa, kalau dia membantu kepada yang bahwa kita yakini itu orang yang membawa hal yang tidak bai, imbuhnya yang menambahkan agar tetap harus teliti dalam memilih calon pemimpin terbaik untuk Kota Depok semakin baik tentunya juga harus melihat rekam jejak yang baik. (anton/fs)







Komentar