POSKOTA.CO – Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso meminta agar pejabat di bagian Lantas Polres Bogor yang terkena OTT (operasi tangkap tangan) agar dicopot dari jabatannya.
Kepada wartawan POSKOTA.CO, Minggu (17/9/2023), Sugeng mengatakan, IPW memberi apresiasi atas
OTT ketika berlangsung supervisi yang dilakukan Tim Paminal Divisi Propam Mabes Polri. Pernyataan Sugeng ini terkait OTT Tim Pengamanan Internal (Paminal) Mabes Polri terhadap sejumlah pejabat bagian SIM (surat izin mengemudi) di Polres Bogor.
Tim Mabes Polri tiba di gedung megah Polres Bogor di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dan langsung menuju ke gedung biru, gedung Lantas Polres Bogor. Saat tiba di gedung yang berada di tengah Reskrim dan Intelkam ini, petugas menyebar hingga akhirnya berlangsung OTT saat pungutan liar (pungli) terjadi.
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata dan Kanit SIM Ipda Dn serta beberapa petugas polisi di bagian SIM menurut informasi, telah diperiksa. Pasca-OTT yang sudah berlangsung sekitar empat hari lalu tersebut, wartawan POSKOTA.CO mengonfirmasi kepada Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro.
Kepada wartawan media ini, AKBP Rio membenarkan, jika terkait hal tersebut, telah dilakukan pemeriksaan di Provost Polres Bogor. “Semua pejabat yang terkena masalah ini, sudah kami lakukan pemeriksaan. Kami tindak. Masih berproses,” kata AKBP Rio, Minggu (17/9/2023), melalui saluran telepon.
Kejadian OTT yang dilakukan Paminal Divisi Propam Mabes Polri terhadap bagian Lantas, khususnya bagian SIM di Polres Bogor, Polda Jawa Barat ini mencoreng wibawa Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Akhmad Wiyagus. Pasalnya, jenderal bintang dua sesuai Surat Telegram Kapolri Nomor ST/713/III/KEP/2023 tanggal 27 Maret 2023 yang diberi kepercayaan memimpin tanah Pasundan ini merupakan penerima Hoegeng Award.
Di tempat terpisah, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso kepada wartawan POSKOTA.CO, Minggu (17/9/2023), mengatakan, IPW memberi apresiasi atas OTT ketika berlangsung supervisi yang dilakukan Tim Paminal Divisi Propam Mabes Polri.
Sugeng menegaskan, ini merupakan langkah bersih-bersih ke dalam bagi oknum yang nakal. IPW, lanjut Sugeng, meminta agar semua tahapan proses pemeriksaan terhadap pejabat Lantas Polres Bogor yang terkena OTT, dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.
Bahkan Sugeng meminta agar pejabat di bagian Lantas yang terkena OTT agar dicopot dari jabatannya. “Proses pemeriksaan harus transparan. Lakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku. Jika terbukti, IPW minta pejabat kena OTT dicopot,” tegas Sugeng. (*/yopi)







Komentar