oleh

Khusus Lansia, Anak, dan Disabilitas, Pemprov DKI Gelontorkan Bansos kepada 200.684 Penerima Manfaat

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan dana bantuan sosial (bansos) untuk lansia, anak, dan disabilitas sebanyak 200.684 penerima manfaat. Bansos untuk masing-masing sebesar Rp 300.000 per bulan telah didistribusikan melalui Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta.

Kepala Dinsos DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin, mengatakan bansos tersebut diberikan kepada tiga kelompok masyarakat melalui pemegang Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ). “Jumlah totalnya sebanyak 200.684 orang dengan rincian 23.707 penerima KAJ, 157.755 penerima KLJ dan 19.222 penerima KPDJ.

Iqbal Akbarudin, menambahkan pencairan bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat serta memastikan keberlanjutan dukungan bagi kelompok rentan. “Bantuan ini tidak hanya bentuk dukungan finansial, tetapi juga tanggung jawab pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/9).

Iqbal ingin memastikan masyarakat rentan seperti lansia, anak usia dini, dan penyandang disabilitas di Jakarta tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan sosial. Iqbal menjelaskan, penyaluran bantuan sosial bulan September 2025 diberikan kepada penerima manfaat eksisting maupun penerima baru yang telah menyelesaikan proses pembukaan rekening dan distribusi kartu ATM. “Setiap penerima memperoleh dana sebesar Rp 300.000 sebagai top-up periode September dan mulai hari ini sudah bisa dicairkan,” tandas Iqbal.

Dinsos DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat validasi data agar penyaluran bansos semakin transparan dan tepat sasaran. Hal itu dipastikan melalui proses verifikasi serta musyawarah kelurahan yang melibatkan perangkat kewilayahan.

“Dengan keterlibatan seluruh pihak, kami percaya penyaluran bansos berlangsung lebih efektif, transparan dan tepat sasaran. Harapannya kesejahteraan masyarakat Jakarta semakin meningkat menuju kota yang kuat, aman dan sejahtera,” tandasnya.

Wardiyo, salah satu warga Kelurahan Kemayoran, Jakarta Pusat selaku penerima KLJ menyampaikan terimakasih kepada Pemprov Jakarta. “Meski nilainya tidak besar, tapi bisa buat nambahin beli token listrik maupun beras. Seiring dengan naiknya honor RT-RW, semoga Gubernur Pramono juga menaikkan bansos KLJ menjadi Rp 500 sebulan,” harap lansia pekerja serabutan. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *