oleh

Pemprov Jakarta Tahun Ini Bakal Bangun Embung di Cakung Barat

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) memastikan rencana Pembangunan Embung dan Penataan Drainase di Kawasan Terpadu Cakung Barat akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026. Penataan itu sebagai bagian dari upaya penguatan infrastruktur pengelolaan air untuk mengurangi risiko banjir di Jakarta Timur.

Kepastian itu disampaikan Dinas SDA Provinsi Jakarta sebagai tindak lanjut permohonan informasi publik yang diajukan melalui portal resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Provinsi Jakarta pada 27 November 2025 dengan Nomor Register Permohonan 25-3780-111.

Dalam keterangan resminya, pada Selasa (27/1/2026), Dinas SDA melalui keterangan yang disampaikan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Pelaksana (PPIDP) Nugraharyadi menjelaskan, kegiatan pembangunan embung tersebut akan dilaksanakan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Jakarta Timur, yang mencakup pembangunan fasilitas embung serta penataan sistem drainase di sekitar kawasan Cakung Barat.

“Pembangunan ini ditujukan untuk mendukung infrastruktur pengelolaan sumber daya air sekaligus menekan potensi banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Pengembangan kawasan terpadu tersebut dirancang secara menyeluruh agar fungsi embung dan sistem drainase dapat terintegrasi secara optimal,” tulis keterangan yang diterima POSKOTAONLINE.COM, Selasa (27/1/2026).

Keterangan tersebut sekaligus menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan warga akan segera terealisasi pada tahun ini. Terlebih, sebelumnya warga juga sudah bersurat ke DPRD Provinsi Jakarta melalui Komisi D yang membidangi pembangunan dan lingkungan hidup dinilai memiliki peran strategis dalam pengawasan dan percepatan realisasi program.

Di sisi lain, masyarakat setempat menyambut positif rencana pembangunan embung tersebut, namun berharap realisasinya tidak kembali tertunda. Warga menilai kehadiran embung dan perbaikan drainase sangat dibutuhkan sebagai solusi jangka menengah dan panjang, mengingat kawasan Cakung Barat kerap mengalami genangan saat hujan deras.

Sebagian warga juga berharap DPRD Provinsi Jakarta dapat mengawal proyek ini secara serius, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan, agar pembangunan benar-benar berdampak pada pengurangan banjir dan tidak hanya berhenti pada wacana perencanaan.

Sebelumnya diberitakan, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di beberapa wilayah Jakarta membuat warga kini terus ketakutan saat hujan sudah mulai turun. Warga Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), yang kini resah karena genangan kerap berulang setiap musim hujan tanpa adanya solusi permanen.

Banjir yang terjadi pada pekan lalu, tidak hanya merendam RW 07, tetapi juga berdampak pada lingkungan RW 03, RW 06, dan RW 08. Genangan air di beberapa titik dilaporkan mencapai ketinggian sekitar 1 meter atau setara dengan pinggang orang dewasa, sehingga mengganggu aktivitas warga dan menimbulkan potensi kerugian material.

Ketua RT 002/07 Kelurahan Cakung Barat Ahmad Nur mengatakan, setiap kali hujan turun dengan curah tinggi dan durasi yang cukup lama, air dengan cepat meluap ke kawasan permukiman. Kondisi tersebut membuat warga hidup dalam kekhawatiran, terutama terhadap keselamatan keluarga serta harta benda mereka.

“Banjir yang terjadi kemarin berdampak pada 50 kepala keluarga (KK), dan jika dirata-ratakan, jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang. Kalau hujan deras berlangsung lama, air cepat naik. Ketinggiannya hampir 1 meter. Warga pasti cemas karena ini bukan pertama kali terjadi,” kata Ahmad, Selasa (27/1/2026). (*/ifand)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *