JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengapresiasi pertunjukan musikal bertajuk ‘Perempuan Punya Cerita’ yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat. Menurutnya, kreativitas seperti ini harus terus dikembangkan untuk menginspirasi kawula muda.
“Pemprov DKI Jakarta tentu mendukung segala bentuk industri kreatif yang salah satunya dilakukan oleh EKI Dance Company yang tampil memukau. Saya berharap Eki Dance Company ini terus tumbuh dengan karya terbaiknya,” ujar Rano usai menyaksikan pementasan tersebut,Minggu (7/9) malam.
Rano yang selama ini punya perhatian kuat terhadap seni dan budaya menyebut, pertunjukan musikal yang ditampilkan oleh anak-anak muda ini sangat bagus. “Mereka tampil dengan kemampuan sangat luar biasa berbeda dari pementas lainnya, terutama dalam sisi dramatiknya.
Kemudian, cerita di dalam pertunjukan ini juga menggambarkan sebuah realita yang menjadi refleksi, tentang perhatian khusus kepada anak-anak agar peristiwa dalam cerita ini seperti perundungan dan lainnya tidak terjadi dalam kenyataan,” jelas Rano.
Menurutnya, sutradara, pemain, penari, dan seluruh tim yang bekerja dalam pentas ini sangat kreatif menyuguhkan penampilan menarik bagi para penonton yang hadir. “Pemprov DKI mendukung pengembangan kreativitas seni anak muda. Salah satunya, kami mengajak para seniman berkolaborasi baik dukungan tempat ataupun lain sebagainya,” papar Rano.
Sutradara Perempuan Punya Cerita, Ara Ajisiwi menjelaskan pertunjukan ini mengangkat tema besar tentang perjuangan hidup perempuan dalam menghadapi ketidakadilan dan tekanan sosial. “Pertunjukan ini menampilkan dua cerita fiksi yang sangat dekat dengan realitas perempuan Indonesia dengan dua tokoh utama Jami dan Anya sebagai representasi dua generasi yang berbeda, namun sama-sama memperjuangkan hak bersuara,” urainya.
Kedua karakter ini sebelumnya telah dipentaskan dalam versi pendek di Festival Musikal Indonesia tahun 2023 dan 2024, dan kini kembali dalam versi musikal penuh dengan skala produksi yang lebih besar, alur cerita yang lebih mendalam, serta koreografi dan musik orisinal.
“Semua dikemas dan dirancang khusus untuk menghidupkan emosi dan dinamika kisah mereka di atas panggung,” ucapnya. Ara ingin menunjukkan bahwa perempuan Indonesia adalah perempuan yang kuat, pemberani memperjuangkan hidup dan harapannya, meski di tengah tekanan lingkungan,” tandasnya. (jo)







Komentar