JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menggeber pengembang agar segera menyelesaikan proyek rehab total gedung Palang Merah Indonesia (PMI) DKI di Jl Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, selambat-lambatnya akhir Desember 2025. Dia tidak mau lagi dengan alasan kendala pada pekerjaan yang ujungnya pembangunan molor dari target.
“Saya minta dengan sangat pengembang harus bisa menyelesaikan pembangunan gedung ini paling lambat Desember,” tegas Rano Karno usai meninjau proyek pembangunan gedung PMI yang didanai dari APBD Jakarta, Rabu (1/10). Menurutnya gedung baru tersebut sangat dibutuhkan secepatnya untuk meningkatkan layanan kemanusiaan di Jakarta.
“Jangan sampai hal teknis menghambat penyelesaian renovasi. Jadi pengembang harus kerja cepat. Kalau Desember tak juga selesai, maka perusahaan pengembang patut dikenakan sanksi,” tandas Rano. Pembangunan ulang gedung PMI mulai dilakukan pada tahun 2023.
Dikatakan Rano, progres pekerjaan yang saat ini sudah mencapai 90 persen harus bisa dituntaskan akhir Desember nanti, karena keberadaan kantor PMI DKI yang sementara berada di Gedung Muhammadiyah sudah tidak bisa diperpanjang lagi.
Dalam peninjauan ini, Rano mengaku, mendapat laporan beberapa kendala yang dihadapi pengembang. Di antaranya tentang pasokan air bersih dan pemanfaatan ruang untuk laboratorium.
Untuk memecahkan persoalan pasokan air bersih, Rano langsung menghubungi Direktur PAM Jaya Arief Nasrudin untuk menindaklanjuti secara teknis dengan pengembang.
Sedangkan terkait pemanfaatan ruang untuk laboratorium, Rano meminta Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Faisal Syafrudin, untuk mencari solusi terbaik.
“Proses penyiapan laboratorium butuh waktu sekitar tiga bulan, jangan sampai hal teknis menghambat penyelesaian renovasi hingga layanan terganggu,” tegasnya.
Ketua PMI DKI Jakarta, Becky Mardani menjelaskan, renovasi total dilakukan dengan membangun ulang menjadi dua gedung setinggi masing-masing 10 dan lima lantai. “Selama masa pembangunan, operasional dan layanan PMI DKI dipindah sementara dengan menyewa Gedung Muhammadiyah yang berada di sebelah.
Progres pembangunan saat ini sudah mencapai 90 persen. Mudah-mudahan bisa rampung sesuai tenggat, Desember nanti,” tandasnya. (jo)







Komentar