oleh

Sambut Peserta PNLG 2025 dari 11 Negara, Wagub Rano Tegaskan Jakarta Siap Kembangkan Ekonomi Biru

JAKARTA – Jakarta sebagai daerah pesisir dan kepulauan memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi biru. Ekonomi yang berbasis kebaharian mampu dengan baik memproduksi komoditas perikanan, pariwisata, energi bersih, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memaparkan tantangan dan potensi Jakarta memajukan ekonomi biru yang inklusif, pada jamuan makan malam kegiatan PEMSEA Network of Local Government (PNLG) 2025 di Hotel Indonesia Kempinski, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/9) malam.

“Jakarta memiliki tanggung jawab dan peluang dengan garis pantai, kepulauan, dan perairan pesisir yang luas. Sebagai tuan rumah penyelenggaraan PNLG, Jakarta memiliki tanggung jawab dan peluang dengan garis pantai, kepulauan, dan perairan pesisir yang luas,” ucap Rano pada acara yang dihadiri sejumlah undangan dari 11 negara.

Diungkapkan Rano, PNLG yang hadir sejak 2006 telah berperan penting dalam menerapkan Sustainable Development Strategy for The Seas of East Asia. PNLG yang merupakan forum 11 negara ini berfungsi sebagai platform  kolaborasi antara pemerintah daerah, universitas, masyarakat sipil, dan sektor swasta untuk memajukan ekonomi biru yang inklusif.

Rano juga mengakui jika Jakarta menghadapi tantangan nyata perubahan iklim, polusi, dan tekanan hidup perkotaan. “Isu-isu tersebut bahkan mempengaruhi kehidupan sehari-hari seperti dampak banjir, erosi pantai, dan ekosistem laut yang rapuh,” papar Rano.

Ia berharap Forum PNLG 2025 bisa menjadi pengingat atas pentingnya integrasi aksi iklim, konservasi alam, dan energi berkelanjutan. “Semoga forum diskusi ini bisa menghadirkan inovasi, mempererat kemitraan, serta bermanfaat bagi masyarakat dan lautan yang mempersatukan,” tutur Rano.

“Terima kasih khususnya kepada tamu negara yang telah hadir di Jakarta. Selamat menikmati keramahan kotanya, kehangatan masyarakatnya dan makan malam bersama ini,” tandasnya.

PNLG adalah jejaring pemerintah lokal di Asia Timur yang berkomitmen pada pengelolaan pesisir dan laut berkelanjutan. Sedangkan PEMSEA adalah singkatan dari Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia atau Kemitraan dalam Pengelolaan Lingkungan untuk Laut Asia Timur. Ini adalah sebuah mekanisme koordinasi regional untuk pembangunan berkelanjutan laut dan pesisir di wilayah Laut Asia Timur. PEMSEA beroperasi berdasarkan kemitraan dan kerja sama regional untuk merencanakan dan melaksanakan strategi pengelolaan lingkungan dan pembangunan pesisir yang berkelanjutan di Asia Timur.  (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *