oleh

Selain Pidana Penjara, Tiga Jaksa Dikenakan Hukuman Tambahan Membayar Kerugian Negara Ribuan Dolar

POSKOTA.CO – Tiga Jaksa di Kejaksaa Tinggi Jawa Tengah selain harus menerima kurungan pidana juga hukuman tambahan membayar uang pengganti kerugian negara ribuan dollar Amerika Serikat oleh Pengadilan Tipikor Semarang.

Ketiga jaksa itu, terbukti sah dan menyakinkan, menerima suap yang berasal dari pengusaha pelaku tindak pidana kepabeanan yang ditangani oleh institusi penegak hukum tersebut.

Hukuman tambahan itu dijatuhkan dalam sidang terpisah yang digelar secara daring di PN Semarang, Rabu, yang dipimpin Hakim Ketua Sulistiyono.

Tiga terdakwa perkara suap yang diadili dalam perkara itu masing-masing mantan Aspidsus Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Kusnin, Kasi Penuntutan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Rustam Effendi, dan petugas pengawal tahanan Benny Chrisnawan.

Putusan hakim tipikor merupakan hukuman yang memberatkan dari tuntutan jaksa yang hanya menuntut hukumen penjara saja dan tidak mewajibkan para terdakwa membayar uang pengganti.

Hakim Sulistiyono menjatuhkan hukuman penjara yakni terdakwa Kusnin divonis 2,5 tahun penjara, Rustam Effendi 1 tahun dan 10 bulan, serta Benny Chrisnawan 1 tahun penjara.

Selain itu ada hukuman tambahan uang pengganti kerugian negara kepada Kusnin sebesar 247 ribu dolar Singapura dan 20 ribu dolar AS.

Terdakwa Rustam Effendi dijatuhi hukuman tambahan pembayaran uang pengganti sebesar 51 ribu dolar Singapura dengan subsider 6 bulan penjara.

Sedangkan Benny Chrisnawan diharuskan membayar uang pengganti sebesar 2 ribu dolar Singapura dan 12 ribu dolar AS.

Bila mana terpidana tidak membayar uang pengganti dalam waktu 1 bulan sejak putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

“Jika harta benda terpidana belum juga cukup untuk membayar uang pengganti, terdakwa dipidana dengan pidana penjara selama 1,5 tahun,” kata hakim yang membacakan putusannya.

Dalam perkara ini, ketiga terdakwa yang menerima suap dari Alfin Suherman, kuasa hukum bos PT Suryasemarang Sukses Jayatama, Surya Sudharma, yang sedang menghadapi tindak pidana kepabeanan yang ditangani Kejaksaan Tinggi dijatuhi hukuman berbeda.

Usai sidang, HD Junaedi, penasihat hukum Kusnin, mengaku heran dengan putusan hakim sebab dalam tuntutan jaksa tidak ada uang pengganti kerugian negara.

Namun dalam putusan, hakim menjatuhkan pidana tambahan pembayaran uang pengganti. Para terdakwa bersama penasihat hukumnya masih mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas putusan hakim tersebut. (r)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *