oleh

Polri Kirim Surat Permohonan Red Notice Untuk Jozeph Paul Zhang

POSKOTA.CO–Mabes Polri telah mengirimkan surat permohonan kepada markas pusat Interpol di Lyon, Prancis. Surat itu dikirim melalui Sekretaris NCB Interpol Indonesia terkait permohonan Red Notice tersangka penista agama Jozeph Paul Zhang.

Red Notice sebagai upaya yang dilakukan Polri untuk mempersempit gerak dari tersangka penodaan agama Islam itu. “Permohonan penerbitan Red Notice Sekretariat NCB Interpol Indonesia telah mengirim surat ke markas besar Interpol di Lyon, Prancis,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Kamis (22/4/2021).

Tersangka Jozeph hingga kini belum diketahui pasti keberadaannya. Informasi terakhir katanya dia berada di Jerman, namun informasi lain menyebutkan, Jozeph ada di Hongkong. “Ini akan sangat berguna dengan Red Notice. Tersangka JPZ pergerakannya akan semakin dipersempit. Juga mengantisipasi seandainya yang bersangkutan melakukan upaya-upaya lain dengan Red Notice itu sangat berguna dalam rangka menyelesaikan kasus JPZ,” ujar Brigjen Rusdi.

Polri berharap proses penerbitan Red Notice oleh Interpol pusat bisa segera diproses dengan cepat. “Mudah-mudahan Red Notice akan segera keluar,” tambah Brigjen Rusdi. Sebelumnya penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan Jozeph Paul Zhang sebagai tersangka dugaan penodaan agama karena mengaku sebagai Nabi ke-26.

Jozeph disangka melanggar pasal penyebaran informasi bermuatan rasa kebencian berdasarkan SARA sesuai dalam Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang ITE. Kemudian dengan pasal penodaan agama sebagaimana termaktub dalam Pasal 156a KUHP.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *