oleh

Polisi Tangkap Enam Pembakar Kantor Disnakes Keerom Papua

POSKOTA.CO – Polisi terus memburu pelaku perusakan Kantor Bupati Keerom, Papua dan pembakaran Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Keerom. Enam orang ditangkap polisi dan tiga diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw secara tegas menyatakan, pihaknya akan memproses siapa saja terlibat dalam perusakan dan pembakaran gedung tersebut.

Tindakan perusakan dan pembakaran adalah perbuatan melawan hukum. Pelakunya harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Aksi massa itu diduga ada yang menggerakkan yang kini tengah diusut Polri.

Keberadaan Kantor Bupati Keerom dengan Kantor Disnaker lokasinya masih dalam satu kompleks.
“Kantor bupati dirusak. Kantor Disnaker dibakar,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmas Musthofa Kamal, Jumat (2/10/2020).

Aksi perusakan dan pembakaran tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2020) sore. Dalam aksi itu, polisi berhasil menangkap tiga orang yang diduga sebagai propokator. “Hari ini ditangkap tiga orang lagi,” ujarnya.

Aksi perusakan dan pembakaran itu diduga buntut dari kekecewaan massa massa hasil seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Massa mendatangi kantor bupati di Jalan TransPapua usai pengumuman hasil CPNS Formasi 2018.

Awalnya ada sekitar 300-an massa menggelar demo di depan Kantor Bupati Keerom sekitar pukul 13.00 WIT dengan memblokir jalan. Aparat Kepolisian Polres Keerom dengan dibackup Brimob Polda Papua telah disiagakan disekitar kantor Bupati Keerom.

Massa merasa kecewa karena tidak ditemui pejabat terkait lalu mengamuk melempari batu ke arah kantor bupati hingga beberapa kaca jendela pecah. Amuk massa berlanjut ke Kantor Disnaker yang berada tidak jauh dari kantor bupati.

Aparat mencoba menghentikan amuk massa dengan menembakkan tembakan ke udara. Namun aksi massa tidak terkendali dan seluruh bangunan kantor Disnaker Keerom ludes dilalap api. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *