oleh

LAMI Dukung Mabes Polri Usut Kasus Dugaan Korupsi Bansos di Kabupaten Bekasi

POSKOTA.CO– Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) mendukung langkah penegak hukum Mabes Polri untuk mengusut tuntas dugaan korupsi bansos di Kabupaten Bekasi. Hal itu dikatakan Koordinator Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Suganda kepada poskota online , Senin (7/6/2021).

“Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) juga yang telah melaporkan ke Mabes Polri terkait kasus tersebut, mengharapkan agar semua yang terlibat diperiksa,” kata Suganda.

Selain itu LAMI juga siap memberikan bukti permulaan terkait pelanggaran penyalahggunaan kegiatan penyaluran bansos. Menurut dia, bahkan LAMI juga akan memberikan video pungli yang terjadi penyaluran bansos di Kabupaten Bekasi.

“Bukti permulaan tersebut akan kami berikan kepada Polres Metro Bekasi melalui penyidik Tipikor Kabupaten Bekasi,” tandasnya.

Seperti diketahui, polisi tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi beras bantuan sosial yang diperuntukkan bagi warga Kabupaten Bekasi. Hal itu dikatakan Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Kepolisian Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Djoko Poerwanto saat jumpa pers di Polres Metro Bekasi beberapa waktu lalu.

“Saya sudah lihat kerja keras dari penyidik Polres (Metro Bekasi) dan Pak Kapolres (Metro Bekasi). Saya kira mereka mampu dan mau melakukan penyelidikan ini dengan berintegritas, profesional, dan proporsional,” katanya.

Brigadir Jendral Polisi Djoko Poerwanto¬† menambahkan, penyelidikan Polres Metro Bekasi ini bertujuan menemukan ada atau tidaknya unsur pidana atas kasus itu. “Tentunya dari teman-teman saya harapkan bantuan dan doanya sehingga Polres Metro Bekasi bisa melakukan penyelidikan dengan baik,” Ucapnya.

Kerja sama masyarakat Kabupaten Bekasi, kata dia, juga diharapkan untuk bisa memberikan informasi yang dibutuhkan penyidik sehingga dalam waktu dekat tugas penyidik terukur dan presisi hingga nanti disampaikan ke masyarakat.

Sementara itu Kepala Polres Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi Hendra Gunawan, mengatakan, penyidik sedang mengumpulkan data dan barang bukti serta menyiapkan pemanggilan sejumlah pihak terkait untuk dimintai keterangan.

“Kami akan klarifikasi dengan meminta keterangan saksi-saksi. Beberapa barang (barang bukti) juga kami kumpulkan, ini baru tahap awal penyelidikan.Terkait ada tidaknya kerugian negara, pembuktian kasus dan lainnya nanti kami sampaikan di hasil penyelidikan,”Jelas Hendra Gunawan.(said/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *