oleh

Empat Peracik Tembakau Gorila Diringkus, Satu Didor

POSKOTA.CO – Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan (Satresnarkoba) Polres Metro Jakarta Pusat membongkar pabrik pembuatan tembakau gorila yang beroperasi satu tahun di Jalan Budi Raya, Kemanggisan, Jakarta Barat, Rabu (6/1/2021) dinihari.

“Empat pelaku berhasil ditangkap, salah satu terpaksa ditembak kaki kiri karena menyerang petugas,” ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga.

Kini tersangka yang diamankan DMN, MAH dan IOAD. Sedangkan rekan pelaku lainnya AP, terpaksa dilumpuhkan dengan menembak kaki sebelah kiri karena melawan. Dari tangan pelaku disita 3 kilogram tembakau gorila berikut buku tabungan dan tujuh buah telepon genggam.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Panjiyoga didampingi Kepala Bagian Operasional (KBO) Iptu Dewa Ayu Santi, menuturkan, salah seorang tersangka terpaksa ditindak tegas di bagian kaki karena berusaha kabur saat dilakukan pengembangan. Peran AP sebagai pengedar, sedangkan peracik tembakau gorila pemilik home industri berinisial MAH.

“Para tersangka ini menjual 50 gram tembakau gorila seharga Rp20 juta, mereka menjual ke pengecer. Padahal yang mau kita tangkap bandar si pembuat atau pabrik pembuatan tembakau gorila,” tandas Kasat Narkoba Panjiyoga.

Selain itu si tersangka juga memasarkan produk tembakau gorila yang dikemasnya di dalam plastik klip berwarna putih yang ditempelkan merek yang mereka buat. Pelaku ini menjual melalui aplikasi WhatsApp (WA) serta media sosial Instagram.

“Pelaku ini sudah satu tahun mengedarkan barang haram. Mereka belajar meracik melalui aplikasi chatting dan komunitas,” ujar Panjiyoga.

Sementara Kasat juga menuturkan, efek dari tembakau gorila yang dijual para pelaku itu lebih keras dari ganja.

“Daya halusinasi tingkat tinggi sehingga dapat membuat orang jadi ‘blank’. Akibat perbuatannya, pelaku dapat dijerat Pasal 114 dan 112 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun,” tegasnya. (silaen)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *