oleh

Dipicu Konflik Lahan, Dua Orang Tewas di Jembatan 3 Barelang Batam

BATAM – Suasana mencekam sempat terjadi di kawasan Setokok, Jembatan 3 Barelang, pada Senin (14/9/2026) siang hingga sore. Peristiwa ini dipicu aksi saling serang antar-dua kelompok menggunakan batu, senjata tajam, tombak, dan senapan angin.

Dua orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa bentrokan tersebut. Aparat TNI dan Polri langsung turun tangan melerai massa serta membawa korban ke rumah sakit yang sengaja dipisah untuk menghindari bentrok susulan.

​Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono menegaskan, insiden ini murni konflik lahan dan tidak ada hubungannya dengan SARA. ​”Ada beberapa orang sudah kita amankan, kita periksa dulu apa peran masing-masing, dalam pemeriksaan berjalan sudah diketahui terduga pelaku,” kata Anggoro, dalam keterangan yang didapat media ini, Senin (14/9/2026) malam.

​Kombes Anggoro menambahkan, kepolisian berkomitmen akan mengusut tuntas kasus ini. ​”Sesuai perintah pimpinan, kita akan lakukan penegakan hukum untuk semua yang terlibat dalam bentrok ini,” imbuhnya.

​Terkait jenis senjata yang digunakan, Anggoro membantah adanya penggunaan senjata api, dan memastikan kelompok tersebut menggunakan senapan angin. ​”Untuk memastikan, proses autopsi sedang berjalan, kami mohon waktu,” ujarnya.

​Saat ini, aparat gabungan masih berjaga di sekitar lokasi yang dekat dengan Yonif 10/Marinir Batam. Meskipun sempat mencemaskan warga, arus lalu lintas kini sudah kembali lancar dan situasi dilaporkan aman terkendali. (*/ferry)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *