POSKOTA.CO – Dua pencuri kendaraan bermotor (curanmor) babak belur dan nyaris dibakar massa setelah aksi pencurian sepeda motor milik salah seorang warga RT 03/03 Kelurahan Rawa Buntu, Serpong kepergok warga sekitar.
Kedua pelaku curanmor tidak dapat berbuat banyak dan terkapar di badan jalan penuh luka pukulan serta benda tanjam akibat main hakim sendiri oleh massa yang kesal ulah mereka.
“Beruntung saat kejadian itu anggota Tim Reskrim Polsek Serpong tengah melakukan patroli dan mendapatkan informasi adanya aksi curanmor yang gagal karena kepergok pemilik kendaraan,” kata Kapolsek Serpong AKP Supriyanto didampingi Kanit Reksrim setempat Sumiran, Senin (18/5/2020).
Salah satu pelaku yang babak belur dihajar warga adalah YS alias Telor,29, warga Tangerang, merupakan narapidana program asimilasi keluar bulan Maret 2020 lalu dalam kasus yang sama, sedangkan temannya MA,35. Sebelum aksi pencurian sepeda motor di RT 03/03 Kelurahan Rawa Buntu diduga mereka sudah merencanakan karena melakukan aksinya dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat nomor polisi B 6926 VSY warna merah jambu.
“Saat mereka berkeliling kemudian mengincar sepeda motor Yamaha NMax B 4828 NHO yang tengah diparkir di rumah korban yaitu Ujang (35), warga RT 03/03 Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, kata AKP Supriyanto seraya menambahkan, setelah memastikan sepeda motor itu yang akan diambil kemudian Telor alias YS turun dan mengambil motor NMax dengan kunci leter T yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Usai membuka pintu garasi dan ingin membawa sepeda motor NMax B 4828 NHO, ternyata aksinya diketahui Ujang sang pemilik yang berteriak maling dan minta tolong ke warga lain. Pelaku langsung kabur meninggalkan motor curian dan berboncengan dengan MS melarikan diri.
Menurut AKP Supriyanto, naas saat mereka ingin kabur dari kejaran warga ternyata jalan lingkungan sekitar tertutup portal terkait penanganan Covid-19 di lingkungan sekitar. Karena terjebak portal, mereka tidak dapat melarikan diri dan ditangkap kemudian dihajar beramai-ramai warga sekitar yang kesal akibat ulah dua pelaku hingga babak belur.
“Dua pelaku yang tertangkap basah memang sempat dihajar dengan bambu, kayu dan tangan kosong hingga terkulai lemas. Saat diperiksa, di bagian pinggang kedua pelaku ternyata ditemukan wapak alias jimat yang dibawa korban, namun tidak mempan untuk mempertahankan diri karena keduanya babak belur serta terkulai lemas,” ujarnya sambil menambahkan, kasusnya kini ditangani Polksek Serpong berikut barang bukti dua sepeda motor dan dua kunci leter T. (anton)







Komentar