oleh

Lansia Diduga Jadi Korban Penyekapan di Apartemen Serpong, Polisi Turun Tangan

TANGERANG – Seorang perempuan lanjut usia (lansia), Ivonne (70), warga Cisarua, Kabupaten Bogor, diduga menjadi korban penyekapan dan perampokan di sebuah apartemen di kawasan Serpong, Tangerang Selatan yang terjadi pada Selasa (4/8/2026).

Ivonne mengaku dikunci dari luar kamar setelah barang-barang miliknya diduga dibawa kabur. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit mobil, telepon seluler, kunci mobil, tas, serta sejumlah dokumen penting. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Serpong. Polisi kini memeriksa korban dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

Kapolsek Serpong Kompol Hardono membenarkan adanya laporan dugaan penyekapan terhadap seorang lansia di salah satu apartemen di wilayah Serpong. “Betul telah terjadi penyekapan terhadap seorang lansia di wilayah Serpong, tepatnya di salah satu apartemen wilayah Serpong,” kata Hardono, dalam keterangannya yang didapat media ini, Minggu (9/8/2026).

Menurut Hardono, setelah korban diduga disekap, pelaku membawa sejumlah barang miliknya. “Untuk tindakan pelaku setelah adanya penyekapan, pelaku membawa sejumlah barang milik korban seperti handphone dan surat berharga serta satu unit mobil,” ujarnya,

Hingga kini, polisi Serpong masih melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan petunjuk dan mengidentifikasi pelaku. “Kami dari pihak Polsek Serpong sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan mohon doanya untuk segera pelaku dapat kita tangkap,” ujar Hardono.

Korban Diminta Mandi
Ivonne menuturkan, kejadian terjadi pada Selasa (4/8/2026) malam. Bermula ketika dirinya bersama seorang teman memiliki urusan bisnis di Jakarta. Karena urusan belum selesai, keduanya berencana menginap di sebuah apartemen di Serpong sebelum Ivonne melanjutkan perjalanan ke Bandung keesokan harinya.

Namun, apartemen yang semula hendak mereka datangi ternyata sudah tutup. Keduanya kemudian menuju apartemen lain dan tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Sesampainya di lokasi kejadian, Ivonne diarahkan menuju sebuah unit di lantai 17. Di dalam kamar, temannya kemudian meminta Ivonne untuk membersihkan diri di kamar mandi. Namun, saat keluar dari kamar mandi, Ivonne mendapati temannya sudah tidak berada di dalam ruangan.

Ia lalu memeriksa barang-barangnya. Saat itu, Ivonne menyadari kunci mobil, tas berisi dokumen penting, dan handphone miliknya sudah tidak ada. “Saya lihat barang-barang, termasuk kunci mobil dan tas serta dokumen-dokumen saya sudah tidak ada. Jadi saya mau keluar, ternyata pintu terkunci dari luar,” ungkap Ivonne.

Ketuk Pintu hingga Didobrak
Menyadari dirinya terkunci di dalam kamar, Ivonne berusaha meminta pertolongan. Ia mengetuk pintu sambil memanggil petugas keamanan apartemen.

Petugas yang datang kemudian berusaha membuka pintu. Karena terkunci dari luar, pintu akhirnya didobrak. “Iya betul saya disekap. Saya ketok-ketok, akhirnya mereka datang. Saya bilang terkunci, tolong dibuka. Akhirnya pintu didobrak,” kata Ivonne.

Setelah berhasil keluar, Ivonne langsung mendatangi Polsek Serpong untuk melaporkan kejadian tersebut. Ivonne berharap polisi segera menangkap pelaku. Ia juga meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam memberikan kepercayaan kepada orang lain.

“Harapan saya pelaku dapat ditangkap dan supaya ini jadi pelajaran buat yang lain. Jangan terlalu percaya, walaupun itu sudah seperti keluarga sendiri atau seperti apa,” tuturnya. (*/imam)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *