oleh

Warga Keluhkan Kremasi Jenazah Covid Hingga Rp65 Juta

POSKOTA.C0 – Keluarga korban covid-19 mengeluhkan harga paket kremasi jenazah covid-19 melambung tinggi 45 juta hingga Rp65 juta.

Warga Jakarta Barat bernama Martin dalam tulisannya meceritakan keluarganya mendapat beberapa tawaran jasa kremasi jenazah Covid-19 dengan harga di atas normal dari seorang petugas yang mengaku dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI.

Orang tersebut menawarkan bantuan mencarikan lokasi krematorium diantaranya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat dengan tarif Rp 48,8 juta.

Padahal satu bulan lalu, cerita Martin, kremasi kakaknya yang meninggal karena covid tidak sampai Rp 10 juta.

Tidak hanya itu, kremasi dua anggota keluarganya yang meninggal akibat Covid-19 dua pekan lalu hanya Rp 24 juta per orang.

Diceritakannya, jenazah ibunya dibawa ke krematorium di Karawang menggunakan ambulans dimana di dalam ambulan juga sudah terdapat jenazah Covid-19 lain selain peti jenazah ibunya.

Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah sudah  menerima laporan dari dua warga Jakarta soal dugaan kartel kremasi dengan tarif tinggi, Rp 45-65 juta per jenazah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati membenarkan telah menerima keluhan harga paket kremasi jenazah Covid-19 yang melambung tinggi, Keluhan harga paket kremasi jenazah Covid-19.

“Benar Pemprov DKI Jakarta telah menerima keluhan dari salah satu warga mengenai paket kremasi yang terlalu tinggi pada 12 Juli lalu,” jelas Suzi dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 18 Juli 2021.

Suzi menjelaskan bahwa keluarga Martin yang membawa jenazah ke Kabupaten Karawang untuk dikremasi, sedangkan petugas Palang Hitam hanya sekedar memberikan informasi kepada pihak rumah sakit atau keluarga seputar lokasi kremasi swasta di luar Jakarta.

Petugas Palang Hitam adalah sebutan untuk tim pemulasaran dan pemakaman jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19.
Saat bertugas mereka menggunakan pakaian hazmat dan alat pelindung diri.

Menurut Kadis Suzi, pada 12 Juli tidak ada petugas Palang Hitam yang mengantar jenazah Covid-19 keluar kota untuk dikremasi.

“Petugas kami tidak ada yang mengantar jenazah kremasi ke luar Jakarta pada 12 Juli dan sudah kami telusuri,” ujarnya.

Apalagi kata Suzi, permintaan pelayanan pemakaman di Jakarta saat ini sangat tinggi, sehingga petugas Palang Hitam tak bisa mengantar jenazah ke lokasi krematorium swasta di luar Jakarta.

Dia mengimbau, agar masyarakat dapat mengurus secara mandiri proses kremasi dan memastikan dulu biaya kremasi sebelum dibawa ke krematorium.

“Sebaiknya keluarga mengurus sendiri jangan lewat oknum petugas,” pinta Kadis.

Untuk di Jakarta, menurutya ada tiga krematorium swasta yang tak menerima kremasi jenazah Covid-19 yakni Grand Heaven Pluit, Daya Besar Cilincing dan Krematorium Hindu Cilincing.

Pelayanan kremasi jenazah Covid-19 tersedia di luar Jakarta, yaitu Oasis Tangerang, Sentra Medika Cibinong, dan Lestari Kerawang. (*/d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *