oleh

Wakil Wali Kota Depok: 2.752 Pelajar yang Belum Vaksin Covid

POSKOTA. CO – Dari jumlah total 69.279 pelajar atau siswa tingkat SMP, SMA/SMK negeri dan swasta di Kota Depok hanya tinggal 2.752 orang pelajar atau tersisa sekitar lima persen saja yang belum bisa divaksinasi Covid-19 karena komorbid atau penyakit penyerta dan masih ada yang berusia di bawah 12 tahun.

“Melihat hal itu tentunya dari target yang direncanakan agar seluruh siswa divaksinasi dengan total 68.279 orang pelajar ternyata sekitar 66.527 orang pelajar sudah divaksinasi hanya sekitar lima persen atau 2.752 orang pelajar belum divaksinasi karena memiliki penyakit bawaan atau Komorbid dan usiannya belum genap 12 tahun, ” kata Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Depok Wijayanto dan Kepala Seksi (Kasie) Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Abdurrahman, Senin (25/10/2021).

Mereka yang belum mendapatkan vaksin tentunya hanya sebagian kecil saja karena adanya penyakit penyerta dan usianya belum genap 12 tahun. Namun bagi siswa yang tidak ada penyakit penyerta dan telah berusia 12 tahun pihaknya terus mengejar target pberian vaksin tersebut mengingat PTM akan dilanjutkan setelah beberapa waktu lalu dievaluasi.

Menurut dia, pihaknya akan fokus bagi yang bisa menerima vaksin ya. Ini agar herd immunity dalam lingkungan sekolah semakin terpenuhi, jadi bagi yang tidak bisa menerima tetap merasa aman karena sekitarnya telah divaksinasi.

Ditambahkan Kadisdik Depok Wijayanto, untuk tenaga pengajar atau pendidikan dari jumlah total 6.138 orang ternyata 5.896 orang sudah mendapatkan vaksinasi hanya sekitar 242 orang yang belum divaksinasi karena memiliki penyakit bawaan dan lainnya.

Untuk menghindari penyebaran Covid-19 melalui keluarga siswa dan sempat menularkan beberpa siswa di salah satu sekolah SMP negeri di Depok, tambah dia, pihaknya tentunya terus melakukan evaluasi menyeluruh kegiatan Pelajaran Tata Muka (PTM) karena sesuai keputusan sudah disarankan agar sekolah yang mengelar PTM harus mengikuti standar protokol kesehatan secara ketat. (anton/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *