oleh

Bikin Resah di Kabupaten Tangerang, 28 Anggota Gengster Dicomot Polisi

POSKOTA.CO – Belakangan ini masyarakat di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, diresahkan beredarnya keberadaan geng motor. Mereka biasanya berkelompok menggunakan sepeda motor dan menenteng beragam jenis senjata tajam.

Bahkan, tak sedikit dari masyarakat menjadi korban keberingasan geng motor. Keresahan ini akhirnya menjadi perhatian polisi.

Dibantu TNI, setiap malam para anggota Polres Kota Tangerang menyisir tiap sudut dan wilayah dianggap rawan. Anak-anak muda yang tengah nongkrong tak luput diperiksa. Hal itu dilakukan lantaran khawatir bakal melakukan tindakan merugikan.

Satu persatu para pelaku diduga anggota geng motor dicomot polisi. Dalam dua pekan tercatat ada 28 orang berhasil diamankan disejumlah lokasi. Usianya masih remaja. Mereka kemudian dijebloskan ke penjara.

“Dari 28 orang, 16 ditetapkan tersangka dengan rincian dua dewasa, 12 dibawah umur, dan dua lainnya DPO berinisial TG dan DF,” Kata Kapolres Kota Tangerang Kombes Zain Dwi Nugroho, Senin (10/1/2022).

Lanjut Zain, para pelaku digulung anggotanya saat melakukan Operasi Cipta Kondisi skala besar. Mereka diringkus di Panongan, Cikupa, dan Balaraja.

“Mereka diamankan saat hendak beraksi. Aksinya pun sempat viral dimedia sosial karena bila mereka hendak melakukan aksi tauran, mereka janjian melalui Instagram,” katanya.

Lebih jauh Zain menjelaskan, anak-anak muda yang berulah layaknya gengster ini menamai kelompoknya ‘Warmud’ (Warung Madura) dan ‘Saung Sans’. Mereka melancarkan aksinya sejak Oktober 2021.

“Tidak hanya di wilayah Kabupaten Tangerang mereka juga beraksi di wilayah Kota Tangerang,” Ujarnya.

Dari tangan mereka, ungkap Zain, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti seperti senjata tajam beragam jenis, 1 bom molotov, 7 unit motor dan 10 handphone.

Zain juga menegaskan, tidak hanya aksi tauran, mereka juga meresahkan dan berbahaya, karena kerap menyasar warga yang melintas dengan senjata tajam menjadi korban.

“Saat hendak beraksi mereka di bawah pengaruh menuman keras membawa senjata tajam serta bom molotov,” Pungkasnya. (imam/sir)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *