oleh

Preman Palak Pekerja Proyek di Perumahan Aquila Valley, Kecamatan Ciseeng, Bogor Diamankan Polisi

BOGOR – Sebuah vidio viral di sosial media yang menampilkan seorang preman meminta uang ke pekerja proyek, direspon kepolisian Polsek Parung. Respon cepat atas dugaan aksi pemalakan terhadap pekerja bangunan di Perumahan Aquila Valley, Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, diapresiasi manajemen perumahan.

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah mengatakan, pada hari Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Kuripan, Aipda Hariyanto, sudah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) di Perumahan Aquila Valley Blok D3 No. 6, RT 01 RW 03, Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng.

Dari hasil pengecekan di lokasi bersama pihak keamanan (security), tidak ditemukan adanya aktivitas pembangunan saat kegiatan berlangsung. Situasi di lokasi juga terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

Kompol Maman menegaskan, sehubungan dengan video yang beredar, petugas juga telah mengamankan seorang pria berinisial B yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.

Saat ini B masih dalam proses permintaan keterangan di Polsek Parung guna pendalaman lebih lanjut.

Polsek Parung mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Kepolisian akan menangani setiap laporan secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Perkembangan lebih lanjut akan diinformasikan lagi,” kata Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah Senin (27/4/2026).

Dari informasi sementara, kejadian ini bermula pada hari Sabtu, (25/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, seorang pria mendatangi lokasi pembangunan di Perumahan Aquila Valley, Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Pria ini kemudian menyampaikan kepada pekerja bangunan, bahwa kegiatan renovasi perlu dikoordinasikan dengan lingkungan.

Dalam percakapan tersebut, diduga pria ini menyebutkan sejumlah nominal uang terkait koordinasi.

Peristiwa permintaan uang tersebut direkam oleh pekerja bangunan lain. Walau tidak terjadi penyerahan uang saat itu, namun vidionya viral di sosial media.

“Saat ini, pria yang minta uang ke pekerja proyek dan vidionya viral, telah diamankan dan masih dalam proses permintaan keterangan oleh pihak kepolisian. Dia meninggalkan lokasi saat itu, tanpa diberi uang,” kata Kapolsek.

Ditempat terpisah, manajemen Aquila Valley mengapresiasi setinggi-tingginya kinerja Kepolisian yang dengan cepat merespon keluhan warga dan mengamankan pelaku.

“Manajemen Perumahan Aquila Valley secara resmi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran aparat keamanan, pemerintah setempat, serta elemen masyarakat atas sinergi luar biasa dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan perumahan,” ujar Harry Mulyana mewakili pihak Manajemen Aquila Valley kepada media.

Menurut Harry, langkah tegas ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan hunian yang aman, nyaman, dan transparan bagi seluruh penghuni Aquila Valley.

“Secara khusus, manajemen Aquila Valley mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kapolsek Parung dan jajarannya, Babinsa dan Babinmas Desa Kuripan, Lurah Desa Kuripan dan Camat Kecamatan Ciseeng,” ujarnya.

Manajemen Aquila Valley menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara konsisten.

Pihak perumahan tidak akan menoleransi segala bentuk praktik ilegal yang merugikan penghuni maupun masyarakat sekitar.

“Semoga kolaborasi yang harmonis ini dapat terus terjaga, demi mewujudkan lingkungan yang harmonis, aman, dan bebas dari segala bentuk intimidasi maupun pungutan liar,” kata Herry. (yopy/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *